KendariKriminal

Preman Bertato yang Aniaya Mahasiswa di Depan Kampus UHO Akhirnya Diringkus Polisi

Kendari – Musrifa alias Anas (23) tahun, pelaku pemalakan dan penganiayaan terhadap seorang mahasiswa di depan kampus Universitas Haluoleo (UHO), Jalan Hea Mokodompit, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), akhirnya berhasil diringkus Polisi.

Pria bertato yang sempat viral di Media Sosial (Medsos) itu, tidak berkutik ditangkap tim Buser 77 Polres Kendari di Jalan Ruruhi, Kelurahaan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, pada Minggu (26/7/2020) malam.

“Awalnya dilakukan pengejaran di sekitar perkebunan di lorong Jambu, Kecamatan Poasia. Namun pada akhirnya pelaku berhasiil ditangkap disebuah rumah di Jalan Ruruhi, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari,” ujar Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Sofwan Dompu dikutip dari akun instagram Buser77 Polres Kendari, Senin (27/7/2020).

Dalam keterangannya, Sofwan menyebut motif pelaku menganiaya korban murni tindak pidana penganiayaan perseorangan yang tidak ada kaitannya dengan kelompok tertentu.

“Dari hasil hasil interogasi, pelaku mengaku menganiaya korban seorang diriĀ  karena dalam kondisi mabuk dan tidak ada kaitannya dengan sebuah kelompok,” terangnya.

Setelah berhasil mengamankan pelaku, Polisi kemudian membawanya ke Polres Kendari untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP dan atau 170 KUHP tentang penganiayaan dan pengeroyokan dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, Anas melakukan pemalakan dan penganiayaan terhadap setiap pengendara yang lewat di depan kampus UHO pada Kamis (23/7/2020).

Seorang mahasiswa asal UHO bernama Bahar menjadi korban dalam perstiwa tersebut. Korban mengalami luka pada bagian pelipis setelah dihantam menggunakan gagang senjata tajam (Sajam) milik pelaku. Pasca kejadian itu, pelaku melarikan diri dan sempat buron selama 5 hari dari kejaran aparat Kepolisian. (SN)

Baca Juga :  Polisi Buru Pria Diduga Preman yang Hadang Pengendara Pakai Sajam di Depan UHO
Tags
Back to top button
error: Content is protected !!
Close