Buton TengahKesehatan

Tujuh Anggota DPRD Buteng Positif Covid-19 Usai dari Kota Makassar

Buton Tengah – Sedikitnya tujuh anggota DPRD di Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra) dinyatakan positif COVID-19 usai melakukan perjalanan dinas dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (27/7/2020).

Ketujuh anggota legislatif Buteng itu diketahui terinfeksi Corona usai menjalani rapid test dan hasilnya reaktif. Tidak hanya itu, setelah dinyatakan reaktif kemudian dilanjutkan dengan tes swab dan hasilnya diketahui konfirmasi positif.

“Hasil (swab) keluar kemarin (Minggu, 26 Juli). Sekarang mereka sudah isolasi mandiri,” jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Buteng Saharuddin, Senin (27/7/2020).

Saharuddin menerangkan, kondisi umum tujuh anggota DPRD Buteng itu relatif stabil dan baik. Sebab ketujuhnya terinfeksi tanpa gejala. Mereka juga tidak merasakan gejala umum terinfeksi Corona seperti demam dan sesak napas.

“Mereka ini memang tanpa gejala, tidak ada keluhan. Makanya diperbolehkan untuk isolasi mandiri dulu,” terangnya.

KIni ketujuh anggota DPRD itu sedang menjalani isolasi mandiri. Kendati demikian, mereka tetap mendapat pemantauan ketat dari Satgas Covid-19 Buteng. Namun jika pada jangka waktu 10 hari kedepan muncul adanya gejala, maka akan langsung dirujuk ke RS rujukan Covid-19.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Buton Tengah, Burhanuddin mengatakan, sejak hasil rapid test ketujuh anggota dewan itu dinyatakan reaktif, mereka sudah tak melakukan kegiatan sama sekali di kantor. Ketujuhnya langsung isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Burhanuddin juga  menyebut, meski ada 7 anggota dewan yang positif COVID-19, aktivitas di Kantor DPRD Buteng tetap berjalan seperti biasanya.

“Kegiatan tetap berjalan seperti biasa. Kecuali yang tujuh orangnya itu. Terkait hal itu, seluruh anggota dewan dan pegawai di Sekretariat DPRD Buteng akan menjalani rapid test untuk mengidentifikasi adanya anggota lain yang tertular,” kata Burhanuddin. (SN)

Tags
Back to top button
error: Content is protected !!
Close