KonaweWarta Desa

Berhasil Tuntaskan Kegiatan DD Tahap Satu, Kades Laloika Bilang Begini

KONAWE – Anggaran Dana Desa (DD) yang digelontorkan pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, rupanya memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sama halnya di Desa Laloika, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), dalam pengelolaan Dana Desa (DD) rupanya menjadi angin segar bagi pemerintah desa (Pemdes) yang sudah merampungkan kegiatan itu.

“Alhamdulillah, kegiatan yang menyangkut masalah penanggulangan Covid-19, pendataan SDGs, Kegiatan PKTD dan Penyaluran bantuan BLT sudah kami rampungkan untuk tahap satu ini,” ucap Kepala Desa Laloika Wawan Setiawan, yang ditemui awak media Sabtu (5/6/2021).

Dikatakannya, untuk kegiatan penanggulangan Covid-19 menggunakan anggaran DD sebesar 8 persen dengan mengadakan tangki semprot, disenfektan, handsanitizer, alat pengukur suhu tubuh, galon pencuci tangan yang dilengkapi dengan kursi, dan pembuatan posko covid.

Selain itu, ada juga pembelanjaan alat-alat penanggulangan Covid-19 yang akan digunakan di ruang isolasi, yakni kasur matras, dispenser, kompor gas, gelas, dan piring.

“Kami juga mengadakan baju seragam beserta operasional tim relawan Covid-19 yang berjumlah 16 orang dan dilengkapi dengan masker,” paparnya.

Sedangkan untuk kegiatan pendataan Sustainable Development Goals (SDGs), sebelumnya telah dilaksanakan pembekalan dan pelatihan yang melibatkan 10 orang anggota.

Hanya saja kata Wawan, terdapat sedikit kendala saat pendataan SDGs itu berlangsung kemarin. Kendala yang mereka hadapi karena tidak bersahatnya jaringan internet saat pengimputan tersebut, sehingga terkesan sedikit lambat.

Sementara itu, Wawan menerangkan bahwa kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD), mereka juga melakukan pemeliharaan jalan sepanjang 3.250 meter yang terbagi di tiga dusun yakni di dusun 1 sepanjang 1.000 meter, dusun 2 juga 1.000 meter, dan dusun 3 sepanjang 1.250 meter.

“Kami juga melakukan pemeliharaan Drainase sepanjang 150 meter yang berada di dusun 1,” jelasnya.

Adapun sistem pekerjaannya, Wawan melanjutkan bahwa dikerjakan dengan cara harian orang kerja (HOK) yang melibatkan 90 orang, yang dimulai sejak tanggal 24 April 2021 lalu.

Terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT), pihaknya telah memasuki tahap penyaluran tahap ke 2. Dimana BLT tersebut telah diterima oleh 80 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diprioritaskan terhadap para Lansia, Buruh, Petani dan keluarga yang kurang mampu.

Laporan: Jaspin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id