KonawePemerintahanPendidikan

Buka Jambore Cabang, KSK Berharap Peserta Bisa Menjadi Pramuka Ulet dan Terampil

UNAAHA – Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa baru baru ini membuka Jambore Cabang Tahun 2022 di Bumi perkemahan Amonggedo, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe.

Bupati Konawe dua periode itu berharap kepada para peserta Jambore Cabang dapat menjadi Pramuka yang rajin, terampil dan gembira. Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini, dapat membentuk Pramuka yang sesuai dengan nilai-nilai tercantum dalam Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka.

Pria yang juga menjabat Ketua Mabicab Kwartir Cabang Konawe menerangkan, fenomena yang terjadi di era globalisasi ini, banyak generasi muda yang berperilaku kontradiktif dengan nilai-nilai karakter bangsa. Sebagai contoh, dahulu para pelajar sangat menghormati guru. Melihat guru saja sudah merasa segan bahkan tak sungkan membungkukkan badan jika berjalan di depan guru.

Advertisement

“Tetapi anak-anak sekarang mereka hanya lewat saja tanpa sedikitpun menegur gurunya. Pelajar tidak menyadari bahwa guru adalah orang tua bagi mereka jika berada di sekolah,” terangnya.

Untuk itu KSK meminta kepada kepada kepala-Kepala sekolah di Kabupaten Konawe dari tingkat sekolah dasar hingga tingkat lanjutan untuk turut serta mendukung pencapaian tujuan gerakan pramuka khususnya di sekolah.

“Galang terus persaudaraan dan persahabatan di antara sesama gerakan Pramuka. Jadikan ini sebagai modal terciptanya kerukunan dan harmoni dalam kemajemukan bangsa melalui berbagai kegiatan yang berkesinambungan mulai dari tingkat gugus depan, tingkat ranting, tingkat cabang, tingkat daerah dan nasional. Kebersamaan harus terus dijaga dan dipelihara, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas Gerakan Pramuka yang ada di Kabupaten Konawe,” pungkasnya.

Kery juga mencontohkan, jika dahulu guru hanya mengandalkan papan tulis dengan kapur atau spidol, kini beberapa sekolah sudah menggunakan proyektor. Tak hanya itu, siswa juga sudah belajar dengan komputer.

Terkait dengan karakter pelajar, KSK mengatakan, fenomena yang terjadi di era globalisasi ini, banyak generasi muda yang berperilaku kontradiktif dengan nilai-nilai karakter bangsa.

Hal ini berbeda jauh dengan kondisi moral para pelajar terdahulu. Bupati bercerita, ia bersama teman-teman di bangku sekolahnya dulu, sangat menghormati guru. Bukan hanya di Konawe saja, namun ini sudah menjadi budaya di Indonesia.

“Kita dulu melihat guru saja sudah segan, kita membungkukkan badan jika berjalan di depan guru. Tetapi anak-anak sekarang, mereka hanya lewat saja tanpa sedikitpun menegur gurunya,” ucapnya.

Untuk diketahui, Jambore Cabang Tahun 2022 Gerakan Pramuka Kwarcab Konawe ini mengusung tema “Giat Edukatif Mandiri Berkarakter Intelek Riang Atraktif”. Kegiatan dimulai dari tanggal 18 Mei hingga 22 Mei 2022. Kegiatan diikuti gugus depan yang berpangkalan di SD, MI, ataupun di SMP dan MTs yang tersebar di 29 Kecamatan yang ada di Kabupaten Konawe.

Laporan: Jaspin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id