KendariPendidikan

Demo Tolak Larangan Mahasiswi Bercadar di Kampus IAIN Kendari Nyaris Ricuh

sultranews.net – Puluhan mahasiswa Institute Agama Islam Negeri (IAIN), Kendari,  Sulawesi Tenggara (Sultra), nyaris ricuh saat menggelar unjuk rasa memprotes terkait larangan mahasiswi bercadar di dalam ruang perkuliahan, pada Senin pagi (2/9/2019).

Kericuhan itu nyaris terjadi saat beberapa security kampus mencoba menghalangi sejumlah mahasiswa yang berusaha merangsek masuk kedalam gedung rektorat IAIN.

“Kami memprotes keras terkait adanya edaran larangan bercadar terhadap mahasiswi di dalam ruang perkuliahan. Hal ini kami nilai sangat bertentangan dengan syariat Islam dan kebebasan hak asasi mahasiswa untuk menggunakan cadar,” ujar salah seorang mahasiswa yang enggan disebutkan namanya saat berunjuk rasa di kampus IAIN Kendari, Senin (2/9/2019).

Sementara itu, wakil Rektor III IAIN Kendari, Herman, mengatakan aturan tidak boleh menggunakan cadar itu hanya berlaku saat proses belajar mengajar berlangsung saat jam mata perkuliahan berlangsung.

“Tidak ada yang melarang mahasiswi bercadar. Hanya saja aturan ini berlaku pada saat jam mata kuliah berlangsung di dalam ruangan. Karena kalau kita absen mahsiswi kan harus kita bertatap muka dan kita harus tahu siapa mahasiswi yang kita absen itu. Kalau di luar jam kuliah, silahkan kembali menggunakan cadar dan kami tidak melarang,” kata Herman.

Terkait aturan tersebut, Herman mengaku telah resmi berjalan sejak awal 2019 yang telah dikeluarkan oleh pimpinan kampus IAIN Kendari.

“Kalau para mahasiswa ini tidak terima terkait edaran ini, kami akan ajukan ke pihak pimpinan, karena saya tidak bisa berkomentar banyak apalagi mencabut sepihak aturan yang telah dibuat oleh internal kampus,” jelasnya.

Pantauan sultranews.net di lokasi, usai menyampaikan protes dihadapan beberapa perwakilan Rektor, para mahasiswa langsung meninggalkan gedung rektorat sambil sesekali berteriak.

liputan. Wayan Sukanta

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id