KendariPendidikan

Dosen FH Unsultra Berikan Plakat ke Pemerintah Lepo-Lepo Usai Tarik Mahasiswa KKN-P

KENDARI – Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), hari ini resmi menarik mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKN-P) Fakultas Hukum angkatan 43, yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sabtu (12/02/2022).

Didampingi Sekretaris Camat (Sekcam) Baruga Mahmid, S,Pd., M.Kes, dan Lurah Lepo-Lepo Ridlang Nunung, S.SOs, Dosen Fakultas Hukum Dr. Winner A Siregar, S.H., M.H, acara penarikan peserta KKN-P kelompok VI yang berjumlah 23 orang, diwarnai dengan tangis haru.

Ketua Kelompok KKN-P Samrun, dalam sambutanya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Kecamatan dan Kelurahan dan seluruh jajarannya serta seluruh masyarakat yang telah menyambut dan menerima dengan baik dan mendukung seluruh tahapan program KKN-P.

Advertisement

“Apa bila selama masa KKN-P kami selama hampir sebulan terdapat kesalahan, kekurangan dan perbuatan yang tidak sesuai, maka atas nama penanggung jawab kelompok, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kiranya dapat dimaafkan,” ucap Samrun, dihadapan pemerintah dan masyarakat.

Sementara itu Dosen Pembimbing Dr. Winner A Siregar S.H., M.H., menjelaskan, KKN-P dimulai sejak tanggal 19 Januari 2022 dan seyogyanya berakhir pada tanggal 17 Februari 2022 mendatang. Namun kata Winner, dilakukan penarikan lebih awal dan dilakukan secara serentak diseluh daerah, berhubung Unsultra bakal mengikuti webinar nasional.

“Pihak Universitas sengaja melakukan penarikan lebih awal. Sebab kami akan mengikuti kegiatan Webinar Nasinal dengan tema “Meretas Pengangguran Intelektual Kampus, SDM Unggul Kelas Dunia, yang mana semua mahasiswa wajib untuk mengikutinya,” katanya.

Winner yang juga selaku pananggungjawab di Fakultas Hukum, juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah kelurahan yang telah merespon dengan baik menyambut dan mendukung program peserta KKN-P hingga terlaksana dengan baik

Ia juga menambahkan terkait dengan pemberian nilai terhadap mahasiswa peserta KKN-P apakah akan diberikan maksimal atau tidak, kata dia, akan dilakukan secara obyektif.

“Pada saat bimbingan hingga pelepasan saya sudah sampaikan silahkan siapkan konsep. Konsepnya seperti apa untuk mendapatkan informasi dan apa yang harus di prioritaskan pada saat kita melaksanakan KKN-P jika kita datang di kelurahan,” ucapnya.

Untuk diketahui, usai acara penarikan KKN-P Dosen Pembimbing menyerahkan Plakat sebagai Cinderamata peserta KKN-P terhadap pemerintah kelurahan Lepo-lepo.

Editor: Jaspin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id