Kajari Konawe Terima Delapan LHP Kades Dari Ispektorat, Begini Tanggapanya

sultranews.net - Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), telah menerima delapan (8) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), dari Ispektorat Konawe, terkait pekerjaan fiktif yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Lasada, Kecamatan Asinua, atas nama Rustam, dan tujuh (7) desa lainya.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Konawe Jaja Raharja, SH., MH, membenarkan jika delapan LHP dari pihak Ispektorat Konawe, telah diterimanya.
"Benar kami sudah terima LHP hasil pemeriksaan khusus Ispektorat. Selanjutnya, pastikan kami akan tindak lanjuti ini," tegas Jaja dihadapan sejumlah awak media, melalui konferensi pers di Aula Kantor Kejari Konawe, Selasa (23/7/2019).
Jaja menjelaskan, berdasarkan banyaknya laporan masuk ke Kejari Konawe, baik itu dalam bentuk laporan lisan maupun dalam bentuk tertulis, melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelejen langsung meminta bantuan kepada Ispektorat agar secepatnya dilaksanakan pemeriksaan khusus (Pensus).
Olehnya itu, pihak Ispektorat berkewajiban untuk menyerahkan hasil dari pensus mereka itu. Selanjutnya dari pihak kejaksaan akan melakukan telaan, apakah terhadap laporan Ispektorat layak atau tidak untuk ditindak lanjuti.
"Kami lebih pleksibel lah. Kalau kerugianya hanya sekitar satu dua juta rupiah atau sampai 6 jutaan, sesuai aturanya paling disuru mengembalikan ke kas desa, setelah diberikan waktu selama 60 hari setelah terbitnya LHP. Maka kita lihat dulu, apakah para Kades ini menindak lanjuti atau gimana. kalau tidak, maka kami lakukan penegakkan hukum," ucapnya.
Adapun waktu yang telah ditentukan pihak Kades mampu mengembalikan kerugian tersebut, kata Jaja, berarti mereka telah memenuhi kewajibanya hasil temuan dari Ispektorat.
"Kitakan memberdayakan dululah. Sebab kita harus maklumi, kadang-kadang pak desa ini punya keterbatasan intelektual terkait penanganan SDM nya terhadap kegiatan-kegiatan inprastruktur," tuturnya.
Sehingga menurut dia, Jika hanya ada penyimpangan di adminitrasi yang memang karena kekeliruan atau ketidak tahuan, maka Kejari bakal mentoleransinya. Contohnya seperti HVS mereka yang tidak sesuai dengan bistek yang hanya selisi sedikit. Atau ada pembangunan mereka karena ketidak tahuan, ternyata setelah dihitung ada volume hanya kurang beberapa persen dari nilai pagu anggaran.
"Kalau dari kelalaianya, ketidak pahamannya, pasti kami berdayakan. Dengan Cara keuangan negara tetap kembali di kas desa. Kecuali, jika ada ditemukan pekerjaan fiktif, kerugian negaranya siknifikan, maka itu kami akan lakukan proses hukum," tutupnya.
Laporan : Redaksi
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaNegara Merugi 800 Juta, Ispektorat : LHP Kades Lasada Sudah Diserahkan ke APH
Baca Lainnya
Perkuat Sistem Pengolahan Sampah di Konawe, Bupati Yusran Tinjau TPST di Mataiwoi
KONAWE, Sultranews.co.id – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T, meninjau sarana Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Mataiwoi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (19/10/2026). Kunjungan kerja…
Cabor Tenis Meja Mati Suri 10 Tahun, Astarif Pimpin PTMSI Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id — Setelah hampir 10 tahun mengalami kevakuman, cabang olahraga tenis meja di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggeliat. Astarif terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan…
Akademisi Asal Unilaki Dorong Konsep "Penta Heliks" untuk Riset dan Inovasi di Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id — Penguatan ekosistem riset dan inovasi daerah di Kabupaten Konawe terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Akademisi asal Universitas Lakidende (Unilaki) Kabupaten Konawe, Dr. Ir. Alkadri, S.T.,…
Terbanyak di Sulawesi Tenggara, BRIDA Konawe Berhasil Mengirim 49 Inovasi Daerah ke BSKDN Kemendagri, Sekda Konawe Berikan Apresiasi
KONAWE, Sultranews.co.id - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Konawe mencatatkan capaian luar biasa dengan menjadi daerah penyumbang inovasi terbanyak di Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 49 inovasi…
Penginputan IID Se-Indonesia Resmi Berakhir, Kabupaten Konawe Berhasil Mengirim 49 Inovasi Daerah
KONAWE, Sultranews.co.id – Tahapan penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 secara nasional resmi berakhir Senin (31/8/2026) pada pukul 23.59 Waktu Indonesia Barat (Wib). Kabupaten Konawe menutup proses…
Sering Gangguan, Warga Tiga Kecamatan di Konawe Pertanyakan Kualitas Jaringan Telkom/Indihome
KONAWE, Sultranews.co.id — Sejumlah warga di Kecamatan Wonggeduku Barat (Wobar), Wonggeduku, dan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan gangguan jaringan internet Telkom/IndiHome yang dinilai cukup sering terjadi dalam…















