AdvetorialKonawe

Meski Dilanda Pandemi, Dibawah Kepemimpinan KSK Mampu Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat Konawe

KONAWE – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), berbagai sensus, survei dan sumber lainnya menyebutkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Konawe masih bertumbuh positif di masa pandemi Covid-19.

Dari 17 Kabupaten/Kota, Konawe mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi 0,11 persen meski Covid-19 menyerang sendi – sendi perekonomian daerah khusus Sulawesi Tenggara.

PT VDNI
PT VDNI, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, yang merupakan salah satu pendongkrak ekonomi masyarakat di Konawe.

Diketahui, tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Konawe tertinggi di Sulawesi Tenggara dengan angka pertumbuhan 6,42 persen. Sementara di urutan ke dua ada Buton Tengah dengan angka pertumbuhan ekonomi 3,0 persen. Bahkan ada 10 daerah termasuk provinsi Sulawesi Tenggara pertumbuhan ekonominya mines dengan rata rata 1,39 persen.

Advertisement

Di tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Konawe kembali melejit ke angka 6,51 persen. Disusul Konawe Selatan diurutan kedua dengan 4,84 persen dan di urutan ke tiga ada Kolaka Timur dengan angka 4,83 persen.

Sebelumnya di tahun 2017, Kabupaten Konawe hanya menempati posisi 15 dari 17 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara dengan angka pertumbuhan ekonomi 5,21 persen. Namun daerah yang dinakhodai Kery Saiful Konggoasa ini mampu melejit ke angka dua digit yakni 10,70 persen di tahun 2018.

Digadang Sebagai Daerah Investasi Tertinggi di Sultra, KSK: Wajar, Karena Saya Tidak Pernah Persulit Orang
Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, sebut PT OSS tertinggi akan nilai investasi.

Tidak berhenti di situ, KSK sapaan akrab Bupati dua periode ini terus melakukan terobosan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah lumbung beras Sultra tersebut. Kerja keras KSK membuahkan hasil yang membanggakan daerah.

Dimana pertumbuhan ekonomi Konawe di tahun 2019 menyentuh angka 11,84 Persen. Sedangkan di urutan kedua ditempati oleh Konawe Kepulauan di angka pertumbuhan ekonomi 7,36 persen. Sementara di posisi ketiga ada Muna Barat di angka 6,79 persen.

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Konawe tetap “perkasa” di masa pandemi ini itu karena kontribusi besar yang diberikan oleh dua Perusahaan Modal Asing (PMA) di Morosi dan juga sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan yang merupakan program unggulan daerah.

“Karena strategi mendorong investasi daerah berskala besar, hal inilah yang menjadikan Konawe memiliki ketahanan ekonomi yang cukup kuat di masa pandemi. Ditandai dengan peningkatan produktifitas pada sektor manufaktur/industri,”ungkap Bupati Konawe dua periode ini.

“Selain itu, sektor usaha andalan yakni sektor pertanian, perikanan dan peternakan juga tetap memberikan sumbangsih positif pertumbuhan ekonomi kita dalam masa pandemi ini,” sambung KSK.

Menurut KSK sapaan Bupati Konawe, dalam memimpin daerah ada tiga sektor keuangan yang harus dijaga agar tetap stabil. Sektor itu adalah belanja pemerintah/ kegiatan, belanja swasta/investasi dan belanja rumah tangga.

“Ketiga sektor ini harus stabil. Sehingga semua akan kita stabilkan, pertanian kita sudah aman. Tinggal yang kita mau tingkatkan lagi adalah sektor persampahan,” pungkasnya.

Laporan: Jaspin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id