Momen ‘Ijab Kabul’ Buat Deg-degan, Muh Alif Ardin: 80 Real dan Seperangkat Alat Sholat Halalkan Istriku

waktu baca 3 menit
Detik-detik 'Ijab Kabul' yang diucapkan Muh. Alif Ardin, S.H di depan penghulu, yang tak lain adalah orang tua mempelai wanita Muh. Arfan Silondae, S.Sos., M.M dan Kua Kecamatan Baruga, serta para saksi.

KENDARI – Prosesi sara ‘Mowindahako’ atau dikenal dalam bahasa Indonesia ‘Akad Nikah’ merupakan adat di tanah daratan Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya bagi kaum pribumi Suku Tolaki, dimana kedua mempelai disatukan dalam ikatan suci melalui pernikahan.

Bicara soal ‘Akad Nikah’, momen terpenting inilah yang membuat kaum lelaki, khususnya mempelai pria banyak yang gemetar saat mengucapkan ‘Ijab Kabul’.

Jangankan dimomen Ijab Kabul, bahkan sebelumnya lantunan ayat suci Al-Qur’an pun tak sedikit dari mempelai pria melakukan kesalahan, lidah keseleo karena gugup dihadapan banyak orang.

Prosesi sara ‘Mowindahako’ yang dilakukan oleh Pu Tobu, dan Pa Bitara.

Ucapan Ijab Kabul yang dilakukan oleh Muh. Alif Ardin, S.H putra sulung Ketua DPRD Konawe Dr. H. Ardin, S.Sos., M.Si dan Hj. Riny Andriani, S.P., M.Si alhamdulillah lancar tidak terbata-bata.

“Saya terima nikahnya Fina Wulandari Arfan binti Muh. Arfan Silondae, dengan mahar 88 real dan seperangkat alat sholat, tunai karena Allah,” ucap Alif dihadapan penghulu dan para saksi, diikuti teriakan para keluarga dan para undangan, Sah Sah Sah.

Sebelumnya, Alif juga dalam melantunkan ayat suci Alqur’an terlihat lancar, serta saat mengucapkan dua kalimat syahadat “Asyhadu an laa ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadar rasulullah” Artinya: Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah, dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu utusan (Rasul) Allah.

Akhirnya masa lajang Alif berakhir. Ia telah resmi memperistri Fina Wulandari Arfan, S.STP putri bungsu Muh. Arfan Silondae, S.Sos., dan Hj. Naniyatin, S.Pd.

Pegantin Muh. Alif Ardin, S.H dan Fina Wulandari Arfan, S.STP.

Tangis haru dari kedua mempelai terlihat saat berada di singgasana atau pelaminan. Sebelum duduk, kedua mempelai berlutut dan bersujud dihadapan masing-masing orang tua, memohon maaf sambil berpelukan, diiringi puisi yang dibacakan oleh MC atau pembawa acara.

Baca Juga :  Harmin Ramba Ziarah Makam Raja Lakidende, Sebagai Bentuk Penghormatan Warisan Budaya Konawe

Untuk diketahui, prosesi akad nikah antara Muh. Alif Ardin dan Fina Wulandari Arfan berlangsung di Hotel Claro Kendari, Minggu (19/2/2023) sekira pukul 10.30 WITA.

Sementara untuk acara resepsi akan dilaksanakan nanti malam di tempat yang sama pada pukul 19:00 WITA.

Sementara pada tanggal 25 Februari 2023 juga akan berlangsung acara resepsi di Rumah Kediaman Dr. H. Ardin dan Hj. Andriani, di Desa Puday, Kecamatan Wonggeduku Barat (Wobar), Kabupaten Konawe, sekira pukul 19:00 WITA.

Turut Hadir dalam acara tersebut, Mantan Walikota Kendari Dr. H. Asrun, M.Eng.Sc, Mantan Wakil Walikota 2007-2017 Musaddar Mappasomba, S.P., M.P, Istri Bupati Konawe Selatan Hj. Nurlin Surunuddin, Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Dr. Ferdinand Sapan, S.P., M.H, dan Isteri, Drs. H. Yusran Silondae, Makmur Silondae, S.Si, Kepala Dinas PMD Konawe Keny Yuga Permana, S.STP., MAP, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konawe Abd. Hasim, S.P., M.Si, para Camat dan para Kepala Desa (Kades) di Konawe.

Laporan: Jaspin