EkonomiHeadlineKendari

Pangdam XIV Hasanuddin Dorong Pelaku Usaha Bangkit di Masa Pandemi

Bantuan UMKM

Kendari – Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka bekerja sama dengan Bank BNI Cabang Kendari, memberikan bantuan modal kerja untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Program bantuan UMKM itu diberikan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat membuat usaha yang kesulitan mendapatkan modal di tengah masa Pandemi Covid-19.

Untuk mendapatkan bantuan tersebut, syaratnya pun cukup mudah hanya menertakan kartu identitas dan kartu keluarga, foto serta keterangan usaha domisili.

“Kita bekerja sama dengan Bank BNI Cabang Kendari memberikan kesempatan kepada masyarakat yang kesulitan mendapatkan modal untuk membuat usaha. Modal usaha yang diberikan sebesar Rp2 juta untuk awal,” ujar Andi saat bersilaturahmi dengan warga di Markas Korem 143 Haluoleo, Rabu (18/11/2020).

Jenderal TNI bintang dua itu menerangkan, modal awal bantuan UMKM akan terus bertambah lagi bagi nasabah yang dinilai lancar melakukan pembayaran angsurannya setiap bulan.

“Kalau dia lancar dan penilaiannya bagus dalam pembayaran angsuran tepat waktu, akan kita tambahkan lagi modalnya. Katakan kalau awalnya dia hanya diberikan modal Rp2 juta, kita akan tingkatkan lagi menjadi Rp10 juta,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Andi, warga yang telah tercatat mendapat bantuan UMKM itu mencapai ribuan tersebar di dalam wilayah Kota Kendari.

“Kita upayakan semua warga yang punya keinginan buka usaha akan kita rangkul. Agar mereka tidak kesulitan memikirkan modalnya untuk membuat usaha seperti saat ini,” paparnya.

Andi berharap degan adanya program itu dapat mendorong para pelaku usaha bangkit dimasa pandemi.

Selain itu, bantuan modal usaha itu dapat menjadi salah satu solusi untuk membuka lapangan pekerjaan dan mensejahterakan msyarakat di tengah kesulitan ekonomi dalam masa pandemi saat ini.

“Besar harapan saya, kelak warga binaan yang mendapat bantuan UMKM ini bisa erus maju dan sukses menjadi pengusaha yang handal,” kata Andi.

Laporan. Wayan Sukanta

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id