EkonomiKonaweNasionalPendidikan

Pembangunan dan Renovasi Sekolah di Konawe Berjalan, Kepsek Diharapkan Mampu Bekerja Dengan Baik

sultranews.net – Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe saat ini tengah melaksanakan pembangunan dan renovasi sejumlah sekolah, melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK), dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan serta menghadapi proses akreditasi tahun 2019 dan 2020 mendatang.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Risaldin, S.Pd., M.Pd mengatakan, pembangunan dan renovasi sejumlah sekolah di Konawe adalah bentuk untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan. Sehingga pembangunan serta renovasi sarana dan prasarana sekolah memang sangat dibutuhkan, utamanya dalam menghadapi proses akreditasi tahun ini dan tahun depan.

“Setelah pemerintah mengusulkan ke Kementrian Pendidikan untuk dilakukan pembangunan dan renovasi, Alhamdulillah Dirjen menyahutinya. Tahun ini sebanyak 179 sekolah sudah mulai melaksanakan pembangunan dan renovasi, seperti yang sudah kita lihat hari ini di SDN 2 Wonggeduku,” ucap Risaldin, yang ditemui di SD Negeri 2 Wonggeduku saat hendak melakukan sidak, Sabtu (10/8/2019).

Untuk itu, dirinya berharap agar para kepala sekolah mampu bekerja dengan baik. Sebab pembangunan dan renovasi sekolah itu bukan dikerjakan oleh kontaktor, melainkan sepenuhnya milik kepala sekolah itu sendiri.

“Saya berharap kepada para Kepsek, agar senatiasa menjujung tinggi profesionalitas utamanya didalam melaksanakan kegiatan tersebut. Jangan lagi ada kepsek yang melakukan pekerjaan asal-asalan, tanpa berpatokan pada RAB dan Gambar yang sudah dibuat oleh konsultan,” harapnya.

Kegiatan-pembangunan-dan-renovasi-Sekolah-Dasar-(SD)-Negeri-2-Wonggeduku

Sementara itu, di tempat sama Kepsek SDN 2 Wonggeduku Laris, S.Pd menuturkan, bahwa pekerjaan pembangunan serta renovasi yang sementara dilaksanakanya merupakan penghargaan yang sangat tinggi terhadap pemerintah pusat maupun daerah, yang telah memperhatikan sarana dan prasarana dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Konawe.

“Peningkatan mutu pendidikan dalam rangka menghadapi akreditasi sekolah di kabupaten Konawe ini sangat menunjang sarana dan prasarananya. Olehnya itu, penghargaan yang setinggi-tingginya untuk pemerintah pusat dan daerah,” tutur Laris.

Untuk itu, dengan adanya proyek swakelola ini, maka kami sebagai pelaksana pekerjaan di sekolah akan selalu berhati-hati dalam bekerja, utamanya tidak melenceng daripada RAB dan gambar yang sudah kami sudah pedomani semasa usai sosialisasi bersama pihak Dikbud Konawe, Kejaksaan, dan Konsultan itu sendiri.

“Kami yakini, bahwa setelah dua kali mengikuti sosialisasi, otomatis kami sudah pahami semua mekanismenya,” ucapnya.

Laporan : Jaspin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id