Pencarian Nelayan Hilang, Basarnas Hanya Temukan Perahu dan Bekal Milik Nurdin

waktu baca 2 menit
Tim rescue Pos SAR Kolaka saat menemukan sebuah perahu yang diduga milik Nurdin, pada Kamis (5/12/2019) (Foto. Basarnas Untuk sultranews.net)

sultranews.net – Hari kedua pencarian terhadap seorang warga asal Desa Toari, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Nurdin (45) yang dikabarkan hilang di Perairan Pasir Putih, kembali dilanjutkan oleh Basarnas, Jumat (6/12/2019).

Sejak hari pertama dilakukan pencarian, tim rescue Basarnas hanya menemukan sebuah perahu terapung diatas laut yang diduga kuat milik Nurdin.

Diatas perahu itu, beberapa barang-barang dan bekal bawaan milik Nurdin juga ditemukan, seperti gabus tempat penyimpanan ikan milik korban, penutup tanki BBM dan beberapa bungkus rokok.

Sungguh nahas, Nurdin hilang secara misterius tanpa diketahui sebabnya. Padahal kegiatan memancing di laut, bukanlah hal pertama kali yang dilakukan melainkan rutinitasnya sehari-hari, bekerja sebagai seorang nelayan.

“Pada hari kedua ini pencarian masih kembali dilanjutkan setelah kemarin seharian full melakukan pencarian tetapi hasil nihil. Pada pencarian ini anggota yang berada di lapangan melakukan penyisiran di sekitar lokasi hilangnya korban menggunakan rubber boat milik Basarnas,” ujar Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, Jumat (6/12/2019).

Selain tim rescue Basarnas, proses pencarian ini juga dibantu oleh beberapa unsur terkait dan turun menggunakan perlatan rubber boat.

“Satu unit rubber boat milik IRG Antam juga diterjunkan untuk ikut membantu. Unsur terkait ada dari personel Polsek Watubangga, Babinsa Toari, SAR USN, nelayan setempat dan keluarga korban,” jelasnya.

Seperti diveritakan sebelumnya, Nurdin (45) yang berasal dari Desa Toari, Kolaka, belum pulang ke rumah setelah dikabarkan hilang saat memancing di sekitar perairan Pasir Putih, sejak Rabu, 4 November 2019.

Laporan. Wayan Sukanta