Perbaikan Infrastruktur Irigasi di Konawe Pengaruhi produktivitas gabah petani

KONAWE - Perbaikan beberapa infrastruktur irigasi bendung Wawotobi berdampak kurangnya luas areal panen sehingga memicu turunnya produktivitas padi dikonawe. Penurunan produksi tersebut diprediksi berlangsung hingga tahun 2023 mendatang.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe, Muh Akbar, diruang kerjanya, beberapa waktu lalu.
"Angka statistik menunjukan produktivitas gabah petani kita menurun dengan adanya perbaikan saluran irigasi," terangnya.
Kendati demikian, mantan Kabag umum dan protokol Pemda Konawe ini, mengatakan ketersediaan pangan Dikabupaten Konawe masih aman hingga tahun 2023. Stok beras kita masih dapat diimbangi dengan hasil produksi petani di beberapa kecamatan yang tidak terkena dampak perbaikan saluran irigasi seperti wilayah Tongauna, Tongauna Utara dan abuki, ujar Akbar.
Selain itu ketersediaan stok beras di gudang dolog yang beralamatkan di kelurahan Tobeu sangat memadai. Dari hasil kordinasi pihak Dinas Ketahanan Pangan dengan Bulog sub divre Konawe ketersedian stok beras di gudang dolog sangat melimpah dan melebihi kapasitas, saat ini pihak Bulog akan melakukan pendistribusian keluar.
" Jadi ketersediaan pangan kita tahun ini sampai tahun depan masih aman, termasuk bahan pangan lainnya," pungkasnya.
Laporan: Jaspin
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaGenjot Penurunan Angka Stunting, Dinas DPPKB Konawe Bentuk TPK
Baca Lainnya
Perkuat Sistem Pengolahan Sampah di Konawe, Bupati Yusran Tinjau TPST di Mataiwoi
KONAWE, Sultranews.co.id – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T, meninjau sarana Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Mataiwoi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (19/10/2026). Kunjungan kerja…
Cabor Tenis Meja Mati Suri 10 Tahun, Astarif Pimpin PTMSI Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id — Setelah hampir 10 tahun mengalami kevakuman, cabang olahraga tenis meja di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggeliat. Astarif terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan…
Akademisi Asal Unilaki Dorong Konsep "Penta Heliks" untuk Riset dan Inovasi di Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id — Penguatan ekosistem riset dan inovasi daerah di Kabupaten Konawe terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Akademisi asal Universitas Lakidende (Unilaki) Kabupaten Konawe, Dr. Ir. Alkadri, S.T.,…
Terbanyak di Sulawesi Tenggara, BRIDA Konawe Berhasil Mengirim 49 Inovasi Daerah ke BSKDN Kemendagri, Sekda Konawe Berikan Apresiasi
KONAWE, Sultranews.co.id - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Konawe mencatatkan capaian luar biasa dengan menjadi daerah penyumbang inovasi terbanyak di Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 49 inovasi…
Penginputan IID Se-Indonesia Resmi Berakhir, Kabupaten Konawe Berhasil Mengirim 49 Inovasi Daerah
KONAWE, Sultranews.co.id – Tahapan penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 secara nasional resmi berakhir Senin (31/8/2026) pada pukul 23.59 Waktu Indonesia Barat (Wib). Kabupaten Konawe menutup proses…
Sering Gangguan, Warga Tiga Kecamatan di Konawe Pertanyakan Kualitas Jaringan Telkom/Indihome
KONAWE, Sultranews.co.id — Sejumlah warga di Kecamatan Wonggeduku Barat (Wobar), Wonggeduku, dan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan gangguan jaringan internet Telkom/IndiHome yang dinilai cukup sering terjadi dalam…















