Peserta P3K Disuruh Bayar Swab Rp 30 Ribu, Diduga Arahan Dari Dinas

KONAWE - Beredar himbauan diduga dari lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, mengarahkan semua peserta tes P3K diwajibkan bayar uang PCR sebesar Rp. 30 ribu (rb) per orang.
Dalam himbauan, ditekankan kepada masing-masing korcam dari 25 Kecamatan untuk segera mengumpulkan KTP dan uang sebesar Rp. 30 rb.
Katanya, dana tersebut telah disepakati dari keterwakilan peserta tes PPPK, dan Forum FGH-PGRI Konawe.
Meski demikian, dalam aturan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) jelas-jelas swab antigen tidak dipungut biaya.
Namun, Dikbud Konawe diduga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan guna mengambil kesempatan untuk melakukan Pungutan Liar (Pungli), melainkan menjadi syarat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Dalam rekaman oknum yang memberikan himbauan, diduga merupakan pegawai dari lingkup Dikbud Konawe, memberitahu kepada guru TK/Paud, SD, dan SMP untuk membayar swab .
"Ya kalau edaran Kemenkes memang gratis, tapi kembali lagi ke kebijakan Pemda masing-masing, karena terkait biaya operasional apapun modelnya saya sarankan bisa mungkin kita membayar untuk menertibkan teman-teman peserta tes agar lebih teratur, akan tetapi kita membayar sewajar-wajarnya karena para Nakes (Tenaga Kesehatan) yang akan membantu kita tes swab," ungkapnya pada rekaman berdurasi 2 menit 28 detik itu.
Sementara itu, Kadis Dikbud Konawe Suriyadi yang dikonfirmasi sultranews.co.id, mengatakan akan segera menghentikan pungutan tersebut.
"Tadi pagi saya sudah telpon ketua Forum untuk segera hentikan meskipun mereka punya inisiatif mereka sendiri," tulis Suriyadi dalam pesan WhatsApp nya.
Perlu diketahui, jumlah peserta tes P3K mencapai 1.530 orang. Jika diakumulasi 30 rb/orang, maka dapat mencapai Rp. 45,9 Juta.
Laporan : Muhammad Alpriyasin
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaGunung di Koltim Longsor, Picu Banjir, Satu Desa Terendam
Baca Lainnya
Perkuat Sistem Pengolahan Sampah di Konawe, Bupati Yusran Tinjau TPST di Mataiwoi
KONAWE, Sultranews.co.id – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T, meninjau sarana Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Mataiwoi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (19/10/2026). Kunjungan kerja…
Cabor Tenis Meja Mati Suri 10 Tahun, Astarif Pimpin PTMSI Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id — Setelah hampir 10 tahun mengalami kevakuman, cabang olahraga tenis meja di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggeliat. Astarif terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan…
Akademisi Asal Unilaki Dorong Konsep "Penta Heliks" untuk Riset dan Inovasi di Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id — Penguatan ekosistem riset dan inovasi daerah di Kabupaten Konawe terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Akademisi asal Universitas Lakidende (Unilaki) Kabupaten Konawe, Dr. Ir. Alkadri, S.T.,…
Terbanyak di Sulawesi Tenggara, BRIDA Konawe Berhasil Mengirim 49 Inovasi Daerah ke BSKDN Kemendagri, Sekda Konawe Berikan Apresiasi
KONAWE, Sultranews.co.id - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Konawe mencatatkan capaian luar biasa dengan menjadi daerah penyumbang inovasi terbanyak di Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 49 inovasi…
Penginputan IID Se-Indonesia Resmi Berakhir, Kabupaten Konawe Berhasil Mengirim 49 Inovasi Daerah
KONAWE, Sultranews.co.id – Tahapan penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 secara nasional resmi berakhir Senin (31/8/2026) pada pukul 23.59 Waktu Indonesia Barat (Wib). Kabupaten Konawe menutup proses…
Sering Gangguan, Warga Tiga Kecamatan di Konawe Pertanyakan Kualitas Jaringan Telkom/Indihome
KONAWE, Sultranews.co.id — Sejumlah warga di Kecamatan Wonggeduku Barat (Wobar), Wonggeduku, dan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan gangguan jaringan internet Telkom/IndiHome yang dinilai cukup sering terjadi dalam…















