Polda Tetapkan IJP Sebagai Tersangka Korupsi DKO Bank Sultra Konkep

KENDARI – Polda Sultra telah menetapkan inisial IJP sebagai tersangka kasus korupsi Dana Kas Operasional (DKO) Bank Sultra Cabang Konawe Kepulauan (Konkep).
Penetapan ini usai Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor Polda Sultra) melakukan gelar perkara, pada Rabu (08/09) lalu.
Hal ini dibenarkan langsung Kasubidpenmas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh, mengatakan IJP ditetapkan sebagai tersangka usai BPKP melakukan audit hingga hasil keluar.
"Hasil audit BPKP keluar dan kerugian mencapai kurang lebih Rp. 9,5 Miliar," kata Dolfi melalui pesan singkatnya, Senin (13/09).
Namun, IJP yang diketahui sebagai mantan Kepala Bank Sultra Cabang Konkep itu telah dilayangkan surat pemanggilan dengan status tersangka.
Meski demikian, jika panggilan pertama mangkir, akan dilakukan panggilan kedua, ketiga dan bahkan nantinya akan dilakukan penjemputan paksa dengan kata lain DPO (Daftar Pencarian Orang).
"Jika tidak dikonfirmasi oleh tersangka, maka kami akan menerbitkan surat DPO (daftar pencarian orang),” bebernya.
Diberitakan sebelumnya, dana kas operasional Bank Sultra cabang pembantu Konkep senilai Rp9,6 miliar raib.
Sehingga membuat Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah melapor ke Polda Sultra pada Maret 2021 lalu.
Dan raibnya uang ini dicurigai pada saat IJP memimpin Bank Sultra cabang pembantu Konkep pada 2018-2020 lalu.
Meski beberapa pejabat lingkup Konkep seperti Wabup nyaris terseret, akan tetapi Wabup telah melakukan pengembalian hingga ratusan juta.
Laporan : Muhammad Alpriyasin
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaPeserta P3K Disuruh Bayar Swab Rp 30 Ribu, Diduga Arahan Dari Dinas
Baca Lainnya
Posaline Dewi Kembali Diperiksa, Kejati Sultra Kembangkan Kasus Korupsi PT AMIN Rp 233 Miliyar
KENDARI, Sultranews.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memeriksa terpidana kasus PT Alam Mitra Indah Nugraha (PT AMIN), Posaline Dewi, pada Selasa (14/7/2026). Posaline tiba di…
Kasus Dugaan Perzinaan Dua Oknum Guru P3K Konawe Makin Terang, Kuasa Hukum Ungkap Fakta Baru
KONAWE, Sultranews.co.id – Kasus Dugaan perzinahan Oknum Guru P3K di Kabupaten Konawe yang dilaporkan oleh seorang ibu rumah tangga pada 18 mei lalu terhadap sang suami yang kedapatan…
Sesama Penegak Hukum Unjuk Kesolitan, Polres dan Kejari Konawe Komitmen Soal Penegakan
KONAWE, Sultranews.co.id – Polres Konawe dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergitas dan soliditas dalam penegakan hukum di Kabupaten Konawe. Komitmen tersebut ditunjukkan…
KSPN Sultra Desak Penindakan, Viral Kedatangan TKA asal Tiongkok di Pomalaa Diduga Tanpa Dokumen Jelas
KONAWE, Sultranews.co.id - Maraknya Tenaga Kerja Asing di Sulawesi Tenggara bukan menjadi isu baru, bahkan penomena dalam perusahaan-perusahaan besar di bidang pertambangan. Apalagi yang melibatakn modal atau investor…
2 Pria Asal Kolaka Nekat Transaksi Sabu 100 Gram Dekat RS Bahteramas Kendari, Dibekuk Ditresnarkoba Polda Sultra
KENDARI, Sultranews.co.id - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Dalam operasi digelar, Selasa (12/5/2026) dini hari, polisi…
Aksi Pencurian Pria Misterius di SMA Lambuya Konawe Terekam CCTV, Barang Elektronik Raib Dibawa Kabur
KONAWE, Sultranews.co.id – Seorang pria di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), terekam CCTV sekolah, hendak mencuri, Selasa (12/5/2026) sekira 02.00 Wita. Aksi pencurian ini terjadi di SMA Negeri…















