AdvetorialEkonomiKesehatanKonawe

Presiden Jokowi Kembali Membeli Sapi Ukuran Jumbo di Konawe, KSK Makin Optimis di Pilgub Sultra 2024

KONAWE – Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. Joko Widodo, atau yang lebih akrab disapa Jokowi, akhirnya kembali membeli sapi jenis Simental yang berukuran jumbo di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang rencananya bakal di jadikan Qurban pada perayaan Idul Adha tahun ini.

Diketahui, sebelumnya Presiden Jokowi pernah membeli sapi seberat 1 ton di Konawe pada tahun 2021 lalu, yang diperuntukan untuk Qurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha.

Sapi yang dibeli oleh orang nomor satu di Indonesia ini tentu bukan sembarang sapi. Dari segi bobot tentu sapi yang beratnya berkali-kali lipat dari sapi biasa (lokal), mempunyai berat 1 ton. Wajar saja kalau harganya pun bernilai ratusan juta rupiah. Selain itu, dari segi kesehatannya pun juga telah terjamin dan jauh dari penyakit.

Advertisement
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK), didampingi Sekda Konawe Ferdinand Sapan, saat hendak melepas pengiriman sapi milik Presiden Jokowi ke Kabupaten Buton.

Pemilik sapi simental bernama Ade Arianto, warga kelurahan Arombu, Kecamatan Unaaha ini, rupanya telah mengurus sapi jenis Simentalnya selama 3 tahun. Selama itu juga, Dinas Kesehatan Hewan (Diskeswan) Konawe selalu memantau kesehatan sapi tersebut.

Sapi yang sudah resmi dibeli oleh Jokowi, selanjutnya akan dikirim ke Kabupaten Buton, untuk dijadikan hewan Qurban pada perayaan hari raya Idul Adha. Prosesi pelepasan sapi ke Buton pun dilakukan langsung oleh Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa.

KSK menerangkan, sapi yang dipersiapkan untuk presiden Jokowi itu selama ini telah dilakukan pemeriksaan rutin. Sapi jumbo itu juga telah dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK), di halaman kantor bupati, Rabu (6/7/2022).

Bupati dua periode itu menyebut, alasan presiden kembali memilih sapi dari Konawe adalah karena kualitasnya. Selain dari segi kesehatan, sapi yang dipesan presiden biasanya merupakan sapi terbesar yang ada di provinsi tersebut.

Hal itu pun membuat seorang KSK bangga dengan capaian peternak Konawe yang mampu memelihara ternak yang sesuai dengan permintaan presiden.

“Ini suatu kebanggaan dan motivasi untuk kita untuk terus mengembangkan program IB terhadap peternakan sapi unggul. Kami dari pemerintah kabupaten sangat berterimakasih atas apresiasi dari presiden Jokowi,” ujarnya.

Sapi tersebut merupakan hasil dari program inseminasi buatan (IB) atau kawin buatan yang dicanangkan pemerintahan KSK. Selama ini, sapi tersebut juga dalam pantauan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Konawe.

Menurut Kery, dampak dari pemesanan sapi oleh presiden akan memberikan motivasi tersendiri terhadap peternak. Pemkab sendiri pun siap memberikan dukungan dalam pengembangan program IB, guna meningkatkan angka kelahiran sapi pedet.

“Tahun ini kita menarget sembilan ribu ekor untuk program IB. Kalau berhasil, jumlah angka kelahirannya akan sangat berpengaruh dalam menambah populasi sapi di Konawe,” pungkasnya.

Laporan: Jaspin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id