Selain Sektor Industri, Peternakan dan Perikanan, KSK Sebut Ada Satu Sektor Paling Berperan

waktu baca 2 menit
Ketgam: Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa.

KONAWE – Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, sebut selain sektor industri, Peternakan, perikanan, pertanian dan perkebunan juga turut berperan besar dalam peningkatan perekonomian kita saat ini.

Hal itu diungkapkannya saat Bupati KSK panggilan akrab bupati Konawe menggelar konfrensi pers baru-baru ini. Kata KSK, Pertumbuhan Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Konawe saat ini menjadi yang terbaik khususnya di Sultra dengan angka 6,51 persen, disusul Konawe Selatan diurutan kedua dengan 4,84 persen dan diurutan ke tiga ada Kolaka Timur dengan angka 4 atau setara dengan 83 persen.

Walau menjadi yang terbaik di Sultra, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa tak akan berhenti mendongkrak perekonomian di Konawe, khususnya di sektoral pertanian dan perkebunan.

Karena menurutnya, dengan menyalurkan bibit unggul kepada petani, dan para petani dapat meningkatkan hasil produksi yang jauh lebih signifikan sehingga dengan meningkatnya hasil pertanian dan perkebunan secara langsung dapat membuat perekonomian di Konawe meningkat.

“Selain sektor industri, Peternakan, perikanan, pertanian dan perkebunan juga turut berperan besar dalam peningkatan perekonomian kita saat ini,” kata Bupati Konawe.

Selain itu, mantan ketua DPRD di Konawe itu menjelaskan, hasil pertanian di Konawe itu tidak dapat diragukan lagi, selain hasil panen memuaskan, kualitas pertanian juga sangat terjaga.

“Dalam waktu dekat kami akan menyalurkan bibit unggul untuk pertanian dan perkebunan kepada petani. Dan itu sudah kami programkan,” ujar Kery.

Ditempat berbeda, Kepala Dinas Pertanian Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Konawe, Gunawan Samat mengatakan, untuk tahun 2022 pihaknya menyiapkan bibit unggul untuk dua bidang yakni bibit perkebunan dan tanaman pangan.

“Untuk bidang perkebunan itu ada kelapa sawit, nilam, lada dan kopi. Sedangkan untuk tanaman pangan itu ada jagung manis, tomat, kacang panjang dan cabe,” ujar Gunawan Samad saat ditemui media ini di ruangannya, Rabu (9/3/2022).

Baca Juga :  Dron Agras T40 Dipamerkan di HUT Konawe, Mendukung Pertanian 'Kota Padi'

Lanjutnya, terkait banyaknya bibit yang disiapkan itu mengacu pada anggaran, sedangkan anggaran pengadaan bibit itu bervariasi ada yang 100 juta sampai 300 juta. “Untuk perkebunan itu mulai dari 300 sampai 700 jutaan,” tutur Kadis Pertanian.

Mengenai teknis penyaluran bibit, Gunawan mengungkapkan, Penyaluran bibit itu akan disebar di seluruh kecamatan dan penyalurannya dibagi berdasarkan per kelompok tani.

“Waktu penyaluran paling lambat bulan April itu sudah jalan,” ucapnya.

Mengenai pengadaan bibit padi, Gunawan Samad menjelaskan jika untuk tahun 2022 pengadaan bibit padi akan di prioritaskan di APBN.

“Untuk pengadaan bibit padi, tahun ini belum ada, namun itu kami akan prioritaskan di APBN dan itu sudah kami usulkan,” tutupnya.

Laporan; Jaspin