HukumKonawe

Sering Terjadi Konplik di Kawasan Mega Industri, Kapolres Konawe Siapkan Strategi Preventif

KONAWE – Berbicara soal konplik, sejak hadirnya dua perusahaan mega industri yakni PT. Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), saat ini tengah menjadi perhatian publik.

Konplik sosial merupakan salah satu peristiwa yang sudah banyak menelan korban jiwa, sejak masih dalam proses ganti rugi lahan. Hingga sampai pada proses prekrutan ribuan tenaga kerja. Baik prekrutan tenaga kerja lokal (TKL) maupun tenaga kerja asing (TKA).

Menyikapi hal itu, Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso akhirnya menyiapkan strategi preventif sebagai terobosan baru. Terobosan yang telah ia rencanakan adalah pemasangan cctv atau kamera pemantau dari jarak jauh dibeberapa titik di kawasan Mega Industri, yang mana menurut dia merupakan daerah rawan konplik.

“Informasi soal rawanya konplik di daerah itu sudah lama saya dengar, dan itu sudah saya pantau. Maka dari itu, saya mempunyai cara baru dengan memasang cctv pada titik-titik tertentu,” papar Wasis Santoso, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/7/2021).

Kata dia, sejak dirinya menjabat di Polres Konawe, dia sudah sering ke Lokasi. Bahkan dirinya langsung disuguhkan kasus pembakaran rumah dan sejumlah kendaraan yang terjadi di Desa Kapoiala Baru, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe.

“Kejadian itu, kebetulan saya sudah menjabat. Saya melihat ada upaya penjarahan yang dilakukan oleh kelompok tertentu. Bahkan sudah mengarah ke premanisme,” katanya.

Dari kejadian tersebut, Wasis menilai bahwa perlu dilakukan upaya tegas yang tidak harus untuk dimain-mainkan.
Sebab perusahaan itu menurutnya adalah lapangan kerja bagi masyarakat setempat yang harus dilindungi. Jika tidak dilakukan upaya perlindungan dari kepolisian maka oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab itu akan seenaknya saja berbuat semau hari mereka.

“Jadi upaya tegas dari kepolisian adalah menindak tegas oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Cctv yang kami sudah rencanakan, akan membantu pihak kepolisian ketika terjadi konplik. Dan nantinya juga akan membantu kami mengetahui orang-orang yang terlibat didalamnya,” jelasnya.

Mantan Kapolres Buton Utara (Butur) juga menghimbau kepada masyarakat Sultra terkhusus masyarakat Konawe yang saat ini sementara bekerja di PT. Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI) dan PT Obsidian Stainless SteelĀ (OSS), agar selalu menjaga tutur kata sesama teman, saling menghargai satu sama lain.

“Ingat jangan arogan dan jaga perilaku Anda ditempat bekerja. Hargai atasan kamu saat bekerja, jangan mudah tersinggung dan terpropokasi dari pihak lain,” himbaunya.

Laporan: Jaspin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id