EkonomiKonawe

Tagih Janji Pembangunan Asrama, Ratusan Mahasiswa di Konawe Seruduk Kantor Bupati

sultranews.net – Unjuk rasa ratusan massa Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Konawe, (IPPMIK), di depan kantor Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), ricuh pada Rabu pagi (11/9/2019).

Kericuhan tidak terhindarkan saat massa berusaha ingin menemui Bupati Konawe, Kerry Saiful Konggoasa dengan menerobos pintu gerbang.

“60% pelajar di Kabupaten Konawe setelah lulus SMA melanjutkan pendidikannya di Kendari, namun perhatian pemerintah atas itu sangat minim. Terbukti belum pernah satupun program pemerintah mengenai pendidikan yang menyentuh mahasiswa yang berada di Kendari,” ujar Ketua IPPMIK Arjuna, Rabu (11/9/2019).

Arjuna menegaskan seharusnya Asrama Mahasiswa, menjadi prioritas Pemda. Sebab salah satu tolak ukur majunya suatu daerah, ketika daerah tersebut mampu mencetak pemikir-pemikir muda yang berintelektual tinggi

“15 Tahun Konawe menjadi kabupaten secara utuh,  nampaknya belum satupun program yang menyentuh pembangunan pendidikan mahasiswa yang berada di Kota Kendari. Padahal Konstitusi Negara kita telah diamanatkan, bahwa 20% pendapatan daerah diperuntukkan kepada pendidikan,” tegasnya.

Menyikapi tuntutan itu, Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, langsung menemui massa dan berjanji akan mentuaskan persoalan pembangunan asrama mahasiswa Konawe di Kendari.

“Jabatan saya jadi jamina,  jika paling lambat 2020 tidak ada asrama mahasiswa, maka saya mundur dari jabatan saya. Selain kita punya APBD, kita juga punya 21 perusaahan tambang, mereka akan menanggung itu, melalui CSR,” kata Gusli.

Terkait mencuatnya janji pembangunan Asrama Mahasiswa oleh wakil ketua DPRD yang
menjabat pada 2015 lalu, Gusli mengaku perihal tersebut.

“Terkait janji wakil DPRD 2015 lalu, saya tidak tau dan bukan saya yang janji, tapi wakil ketua DPRD. Tapi yang pasti kalau sudah saya tanda -tangan ini pasti akan terwujud,” pungkasnya.

Liputan. Jaspin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id