Konawe

Tak Maksimal Bekerja, HIPPMA Routa Tuntut Camat Turun Dari Jabatannya

KONAWE – Puluhan Mahasiswa Pemuda Pelajar Mahasiswa (Hippma) Routa, mendatangi kantor Camat Routa dan menyatakan ke-tidak puasan mereka dengan kinerja Camat Routa yakni Halim S,Ip karena banyaknya permasalahan yang terjadi di Kecamatan Routa yang tak kunjung terealisasi. Pada senin (25/05/2021).

Massa yang tergabung dalam Hippma tersebut diketahui menggelar orasi dan menyampaikan aspirasi yang menjadi keluhan mereka.

Wakil Ketua Hippma Routa Hasruddin yang sekaligus sebagai Koordinataor Lapangan (Korlap) dalam aksi tersebut, menyatakan bahwa aksi mereka digelar atas dasar keluhan masyarakat adanya tentang Camat tidak pernah berkantor.

“Kami meminta agara Camat turun dari jabatannya (mengundurkan diri), sebab beberapa kali kami meminta agar camat bisa kerja maksimal namun tidak pernah di indahkan maka dari itu hari ini kami meminta agar camat dan jajarannya untuk berkantor agar roda pemerintahan bisa berjalan maksimal,” tegasnya.

Disisi lain, mereka juga menyampaikan agar Camat Routa bisa secepatnya menjelaskan penyelesaian Masalah Tanah Ulayat yang membuat masyarakat beberapa pekan terakhir.

Serta, ia harus cepat menanggapi dan menjelaskan ke masyarakat bagaimana akar permasalahan Tanah Ulayat, sehingga tidak menjadi timbul kegaduhan di tengah-tengah masyarakat.

“Karena menurut saya ketika ini di diamkan akan berefek pada ke stabilan keamanan dan keakaraban masyarakat Routa,” katanya.

Senada hal disampaikan Bidang Pergerakan Hippmar Rahmat Hidayat dalam orasinya menyampaikan bahwa dari keluhan-keluhan masyarakat dan beberapa fakta yang ada di lapangan sangat benar adanya.

Namun, akan menjadi permasalahan ketika Camat Routa tidak memaksimalkan rodan Pemerintahannya.

“Ketika Camat hari ini tidak lagi bisa mengurus masyarakat Routa maka silahkan mengundurkan diri,” bebernya.

Ketua Demisioner Hippma, Eko Adrian juga menyampaikan bahwa Camat merupakan pemangku Pemerintah tertinggi di tingkat Kecamatan yang seharusnya bisa menekan dan memerintahkan instans-instansi yang ada di Kecamatan Routa agar bekerja dan berkantor sesuai dengan regulasi yang sudah di tentukan.

Namun, fakta di lapangan banyak instansi tidak berkantor dan kerja sesuai dengan yang ditetapkan pada UU artinya pungsi kontrol sebagai Camat tidak terlaksana.

Lanjutnya, ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan aksi besar-besaran ketika tuntutan-tuntutan yang di sampaikan tidak di indahkan.

“Kami akan melakukan aksi yang lebih besar ketika tuntutan yang kami sampaikan hari ini tidak terealisasi,” jelasnya.

Disamping itu, Camat Routa saat menemui massa aksi mengajak agar diskusi dan menyampaikan aspirasi di dalam Aula Kantor Kecamatan.

Dalam lanjutan diskusi tersebut, Camat mengakui kesalahan dan ketidak maksimalnya kinerjanya Camat menyampaikan terimah kasih ke massa aksi karena telah mengingatkan.

“Saya berjanji akan mengintruksikan semua jajaran dan instansi yang ada di Kecamatan Routa agar kerja secara maksimal,” janjinya.

Laporan : Muhammad Alpriyasin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id