Walhi Beri Raport Merah Polda Sultra Soal Penanganan Kasus Tambang

Kendari - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulawesi Tenggara, kembali menyorot kinerja Kepolisian terhadap penangangan sejumlah kasus tambang yang tak pernah tuntas.
Direktur Walhi Sultra, Saharuddin mengatakan, deretan laporan kasus tambang yang ditangani Polda Sultra disebut tak pernah sampai ke tingkat Kejaksaan.
"Ini sudah banyak aduan kepada Walhi terkait laporan kasus tambang yang ditangani Polda Sultra tidak pernah jelas penuntasannya. Sehingga kami perlu Mabes harus turun tangan melakukan pemeriksaan secara internal di Polda Sultra," ujar Saharuddin kepada awak media, Kamis (16/7/2020).
Saharrudin menyebut, terdapat banyak oknum dari Kepolisian yang diduga terlibat dalam lingkaran usaha pertambangan. Sehingga, jika ada laporan soal kasus tambang tak pernah lolos.
"Itu makanya perlunya Irwasum dan Propam Mabes Polri harus segera memeriksa internal Polda Sultra terkait soal dugaan mebackingi tambang. Saya percaya pada Polda Sultra, tetapi oknum-oknumnya yang saya tidak percaya," tegasnya.
Terkait hal itu, Saharuddin menyebut akan menjadi catatan buruk citra Kepolisian karena tidak ada transparansi dalam penanganan kasus persolan tambang.
"Ini sudah bukan lagi menjadi rahasia pribadi tapi sudah jadi rahasia umum. Kepercayaan publik akan hilang terhadap Kepolisian, karena semua kasus tambang yang dilaporkan ke Polda Sultra tidak ada yang jelas," pungkasnya. (SN)
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaPKB Resmi Dukung Amrullah-Andi Muh Lutfi Maju Pilkada Konkep
Baca Lainnya
Posaline Dewi Kembali Diperiksa, Kejati Sultra Kembangkan Kasus Korupsi PT AMIN Rp 233 Miliyar
KENDARI, Sultranews.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memeriksa terpidana kasus PT Alam Mitra Indah Nugraha (PT AMIN), Posaline Dewi, pada Selasa (14/7/2026). Posaline tiba di…
2 Pria Asal Kolaka Nekat Transaksi Sabu 100 Gram Dekat RS Bahteramas Kendari, Dibekuk Ditresnarkoba Polda Sultra
KENDARI, Sultranews.co.id - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Dalam operasi digelar, Selasa (12/5/2026) dini hari, polisi…
Bantuan Pangan Capai 10.405 Jiwa Terdampak Banjir di 6 Daerah Sulawesi Tenggara
KENDARI, Sultranews.co.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada di Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya yang terdampak banjir. Keputusan penyaluran…
Jaksa Gadungan di Kendari Tipu Mahasiswa, Janjikan Kerja Penjaga Tahanan Kejaksaan, Uang Dipakai Foya-foya
KENDARI, Sultranews.co.id – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan, Selasa (12/5/2026) sekira pukul 03.30 Wita. Polisi mengamankan seorang Jaksa Gadungan…
Kecanduan Sabu Pria 29 Tahun di Kota Kendari Gasak Mesin Cuci Orangtuanya, Dijual ke Rekan Sendiri Rp650 ribu
KENDARI, Sultranews.co.id – Seorang pria berinisial MT (29), di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan personel kepolisian. Usai menggasak perabot rumah tangga milik keluarganya, demi memenuhi…
Honda Scoopy Curian Dijual Rp3 Juta di Media Sosial, Dua Pria Dibekuk Polresta Kendari, Beraksi Usai Ambil Tempelan Sabu
KENDARI, Sultranews.co.id - Dua pelaku curanmor di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil dibekuk polisi, pada Minggu (29/03/2026). Kedua pelaku pencurian motor ini yakni pria berinisial DE…















