EkonomiKendariKesehatanKolaka Utara

Aliansi Masyarakat Motui, Ingatkan DPRD Provinsi Agar Tidak Bermain Mata dengan PT. OSS

KONAWE UTARA – Sebelumnya, Aliansi Masyarakat Korban PT OSS Kecamatan Motui (AMK-PT.OSS MOTUI) Kabupaten Konawe Utara (Konut), beserta lembaga lainya turut melakukan aksi demonstrasi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (03/5/2021) lalu.

Mereka menuntut agar pihak DPRD Sultra tidak bermain mata antara pihak perusahaan PT. Obsidian Stainless Steel (OSS). Selain itu, mereka juga meminta agar dipertemukan oleh pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe beserta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemda Konut beserta Dinas DLHnya, Pemprov Sultra, dan pihak Perusahaan PT OSS itu sendiri.

Dalam aksi mereka, Pihak DPRD Provinsi melalui Komisi III menyepakati akan dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama stakehol terkait, pada Tanggal 24 Mei 2021 mendatang.

Kordinator Aliansi Masyarakat Korban PT. OSS Kecamatan Motui Iksan Binsar, menyampaikan agar DPRD Sultra tidak mengingkari janji yang telah disepakati bersama pada saat aksi kemarin.Kordinator Aliansi Masyarakat Korban PT. OSS Kecamatan Motui Iksan Binsar

“Disinilah kami akan melihat keseriusan dari wakil rakyat untuk memperjuangkan tuntutan kami sebagai warga Motui, yang saat ini menjadi korban dari kepungan debu pabrik Batu Bara milik PT. OSS, guna mempertemukan seluruh stakeholder terkait nantinya,” ucap Binsar, yang ditemui SultraNews Rabu (19/5/2021).

Untuk itu Binsar berharap agar pimpinan perusahaan tidak mengabaikan panggilan DPRD Sultra untuk berdialog dengan kami (Masyarakat Motui). Sebab derita yang dialami masyarakat merupakan kejahatan dari aktivitas perusahaan itu sendiri.

Sehingga kata Binsar, masyarakat punya batas kesabaran. Jika hal itu diabaikan, maka jangan salahkan masyarakat ketika melakukan hal-hal diluar dari dugaan pihak perusahaan.

“Diawal kami sudah tegaskan, agar tidak mengabaikan tuntutan kami. Ketika tuntutan kami tidak di indahkan dan terkesan diabaikan, maka jangan salahkan kami sebagai masyarakat Motui,” ancam Binsar dengan wajah serius.

Laporan: Lukman

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id