KonawePeristiwa

Demo Tuntut Kenaikan Gaji Karyawan di PT VDNI Berakhir Ricuh

Konawe – Aksi unjuk rasa menuntut kenaikan upah karyawan yang berlangsung di depan pintu masuk PT VDNI (Virtue Dragon Nickel Industry), Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, berakhir ricuh (Senin (14/12/2020).

Massa pengunjuk rasa dan petugas keamanan terlibat aksi saling dorong hingga ricuh tidak terhindarkan.

Puluhan karyawan yang berunjuk rasa di perusahaan itu lari menyelamatkan diri setelah pihak keamanan dari Kepolisian mengeluarkan tembakan gas air mata. Kericuhan itu tejadi berawal saat massa pengunjuk rasa berusaha masuk ke dalam area perusahaan, namun dihadang oleh petugas keamanan.

Dalam aksi unjuk rasa itu massa mendesak agar para buruh yang telah bekerja dengan massa waktu lebih dari 36 bulan agar diangkat menjadi karyawan tetap di PT VDNI.

Tidak hanya itu, massa juga mendesak pihak perusahaan untuk segera menaikan upah para buruh di PT VDNI, khususnya yang telah bekerja lebih dari satu tahun.

“Kami mempertanyakan kejelasan perjanjian kerja waktu (PKWT) karyawan di PTVDNI. Karena banyaknya pekerja atau buruh yang ada di PT VDNI dengan jangka masa kerja telah lebih dari 36 bulan, belum ada kejelasan statusnya menjadi PKWTT,” ujar Kordinator aksi, Ramadan saat berunjuk rasa di PT VDNI, Senin (14/12/2020).

Untuk diketahui, aksi unjuk rasa menuntut kenaikan gaji karyawan di PT VDNI itu telah beberapa kali digelar. Bahkan sebelumnya para tenaga kerja lokal (TKL) itu melakukan aksi mogok kerja selama beberapa hari. (SN)

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id