KriminalMuna BaratNasional

Dua Warga Tenggelam di Perairan Maluku Saat Merantau ke Papua, Satu Ditemukan Tewas

sultranews.net – Seorang penumpang kapal KM Tidar dengan rute Baubau-Amabon, tewas setelah melompat ke perairan laut Tanjung alang, wilayah Provinsi Maluku, pada Senin (15/7/2019), sekira pukul 18.00 wita.

Berdasarkan data Basarnas, korban diketahui bernama La Hamuli (30), warga Desa Lapulea, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra). Korban tewas saat kapal berlayar dari pelabuhan Baubau menuju kota Ambon.

Tidak hanya itu, nasib tragis juga menimpa satu orang penumpang KM Tidar bernama Arham, juga terjatuh ke laut saat berusaha menolong La Hamuli. Hahas, Arham , hingga kini jasadnya belum ditemukan.

Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muslimin, menuturkan informasi yang diperolehnya La Hamuli diduga memiliki kelainan jiwa sehingga menyebabkan satu orang penumpang ikut terjatuh ke laut saat menolongnya.

“Informasi yang kami peroleh bahwa La Hamuli, tiba-tiba naik ke dek tujuh sambil membuka celanannya dan sambil memperlihatkan kepada penumpang lain, bahwa dia akan melompat. Arham yang juga menjadi korban dalam insiden itu, ikut terjatuh ke laut saat mencegah La Hamuli tidak lompat ke laut,” ujar Muslimin kepada sultranews.net saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Selasa (16/7/2019).

Muslimin menjelaskan tim rescue Basarnas ambon sampai hari kedua masih terus melakukan pencarian terhadap Arham yang belum ditemukan. Sementara jasad La Hamuli, telah berada di rumah sakkit Bhayangkara Tantui, Kota Ambon.

“Proses pencarian terhadap korban kedua bernama Arham, sampai hari ini masih terus dilakukan. Tim yang terlibat dalam pencarian ini diantaranya Basarnas, Polairut dan beberapa nelayan setempat,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun sultranews.net, korban hendak berangkat dari kampung halamannya di Muna Barat, menuju Manokwari, Provinsi Papua Barat, untuk mencari kerja di PT Fulicalan.

Reporter. Iyan

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id