Konawe SelatanLalu Lintas

Jelang Natal dan Tahun Baru, Kapolres Konsel Pimpin Apel Pasukan Operasi Zebra-Anoa 2021

KONAWE SELATAN – Menjelang Natal dan tahun Baru tahun, jajaran Kepolisian Resort (Polres) Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra – Anoa 2021, di Lapangan Upacara Mapolres Konawe Selatan, Senin (15/11/2021) pagi tadi.

Apel pasukan Operasi Zebra – Anoa 2021 di pimpin langsung Kapolres Konawe Selatan AKBP Erwin Pratomo. S.I.K, dihadiri Waka Polres Konawe Selatan Kompol M.Risal Syaril.S.H., S.I.K, Danramil 1417-04 Lainea Kapten Inf.Bahar, Pejabat Utama Polres Konawe Selatan, Kapolsek Jajaran Polres Konawe Selatan, Kabid Perhubungan Darat Dishub Konsel Boby.

Kapolres Konawe Selatan AKBP Erwin Pratomo. S.I.K selaku Irup membacakan amanat Kapolda Sulawesi Tenggara, dimana apel gelar pasukan tersebut dilaksanakan dalam rangka cipta Kondisi Kamseltibcarlantas menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, ditengah Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) diwilayah hukum Polres Konawe Selatan.

Advertisement

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa permasalahan dibidang lalu lintas, dewasa ini telah berkembang dengan sangat cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekkuensi meningkatnya jumlah penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Saat ini selain keselamatan berlalu lintas, Kata Erwin, yang berhubungan langsung dengan orang, kendaraan, jalan dan sarana dan prasaranan jalan terdapat permasalahan satu yaitu adanya ancaman pandemi covid-19, Untuk itu dibutuhkan upaya khusus dalam menanggulangi penyebaran covid-19, bidang lalu lintas mewujudkan keselamatan masyarakat dalam berkendara.

“Berbagai permasalahan tersebut adalah kurangnya kesadaran masyarakat atas pelaksanaan protokol kesehatan, sehingga memerlukan upaya penanganan secara Profesional dan komperehensipf dari Polri, agar terwujud kenormalan baru sebagaimana yang diharapkan. Kita menyadari, bahwa dalam menghadapi permasalahan dibidang lalu lintas tersebut, maka dibutuhkan peran serta seluruh stake holder, agar mampu meningkatkan kampanye tertib berlalu lintas dan protokol kesehatan,” ucap AKBP Erwin.

Selain itu juga, lanjut pria berpangkat dua melati dipundaknya, memerlukan koordinasi bersama antar instansi pemerintahan lainnya yang selama ini dirasakan masih perlu ditingkatkan, guna memberi solusi atas permasalahan tersebut diatas. Pengembang fungsi operasional polri telah menetapkan kalender operasi Zebra, yang kali ini dilaksanakan menjelang Natal 2021 dan tahun Baru 2022 dengan sasaran meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 serta mewujudkan kamseltibcar lantas yang mantap.

“Operasi Zebra-Anoa 2021 ini merupakan salah satu upaya Polri dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat, yang dilaksanakan dengan melalui pendekatan prementif, dan preventip terutama dalam rangka menekan penularan covid-19 di jalan,” jelasnya.

Lebih jauh Erwin memaparkan bahwa kegiatan tersebut dilakukan dengan cara memberdayakan fungsi kamsel lantas secara optimal, penerangan masyarakat melalui media cetak maupun elektronik, serta pelayanan informasi lalu lintas melalui manejemen media lantas Polda Sultra, sehingga mampaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pengguna jalan.

Adapun waktu pelaksanaan operasi ini, kata Erwin, akan berlangsung selama 14 hari sejak tanggal 15 sampai dengan 28 November 2021, secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk itu, Kapolres Konsel ini menghimbau agar pengendara lebih meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 serta mewujudkan kamseltibcar lantas yang mantap, untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, maka operasi ini dilaksanakan dengan persentase kegiatan simpatik 100 persen dengan tidak berorientasi pada gakkum lantas atau tilang.

Melalui penyelenggaraan Operasi Zebra-Anoa 2021 ini sesuai dengan arahan Kapolri maka diharapkan akan terlaksana beberapa kegiatan sebagai berikut :
1. Kegiatan edukasi protokol krsehatan dan tertib berlalu lintas berupa baksos.
2. Kegiatan baksos dan pelayanan masyarakat guna menciptakan rasa simpatik masyarakat terhadap Polri.
3. Kegiatan penerangan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan dan cara aman berlalu lintas serta saling membantu dengan masyarakat yang lain.
4. Dilarang melaksanakan kegiatan razia, pemeriksaan surat surat krndaraan bermotor serta tindakan lainnya yang tidak simpatik.
Sehingga dari kegiatan tersebut maka akan dicapai target yang kita inginkan antara lain :
1. Meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, dan memerapkan protokol kesehatan dimasa adaptasi kebiasaan baru.
2. Menciptakan situasi kamseltibcarlantas secara optimal.
3. Terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas.
4. Menurunnya penyebaran penularan virus corona terhadap masyarakat.
5. Sebagai cipta kondisi menjelang hari Natal 2021 dan tahun Baru 2022.

“Saya menyampaikan penekanan dari Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol Drs.Teguh Pristiwanto, agar selama pelaksanaan operasi ini faktor keamanan, keselamatan dan kesehatan personil diutamakan, khususnya pada saat melakukan penertiban pelanggaran lalu lintas. Oleh karena itu pedomani standar Operasional Prosedur serta protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” tutpnya.

Editor : Jaspin

Uploader : Risal

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id