Desa Anggadola Tampilkan Potensi Pertanian dan Palawija di Expo Inovasi Desa 2025
KONAWE, SultraNews.co.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Anggadola Kecamatan Wonggeduku Barat, Menampilkan berbagai macam tampilan dalam ajang Expo Inovasi Desa 2025 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Konawe.
Melalui pameran yang diikuti 291 desa se-Kabupaten Konawe ini, Pemdes Anggadola sukses menarik perhatian pengunjung dengan deretan produk unggulan dari sektor UMKM dan Pertanian.
Desa Anggadola Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), tampil di Pameran Inovasi Desa 2025 yang digelar di pelataran Kota STQ Unaaha. Desa ini memamerkan berbagai produk unggulan, termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan hasil pertanian.
Dalam wawancara eksklusif tersebut oleh tim reporter SultraNews.co.id ,pada malam Sabtu,(8/11/2025), Kepala Desa Anggadola, Yusran Taleo, menjelaskan bahwa desa Anggadola memiliki potensi besar di sektor pertanian dan palawija, seperti tanaman tomat yang dapat menjadi sumber ketahanan pangan.

“Kami juga tampilkan terkait potensi desa Anggadola, yaitu dari sektor pertanian dan palawija sekaligus persawahan. Contohnya tanaman tomat. Karena Insya Allah, desa Anggadola itu kita akan menyediakan untuk ketahanan pangan,” ujarnya.
Desa Anggadola juga memiliki program ketahanan pangan yang didukung oleh dana desa sebesar 20 persen. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan palawija di desa tersebut.
“Harapannya untuk pemerintah desa Anggadola, pribadi Yusran Taleo, untuk bagaimana caranya tingkat pertaniannya itu dibantu. Untuk alat-alatnya. Minim juga untuk desa Anggadola sudah potensi luas, tapi alat-alatnya kurang,” tambah Yusran.
Desa Anggadola juga memiliki produk unggulan seperti rajutan tangan manual dan nasi bambu yang dipamerkan di stand Expo Inovasi Desa 2025.
“Ini terkait rajutan, rajutan tangannya manual ini, habis itu nasi bambu, termasuk itu. Masih banyak lagi yang kita tampilkan untuk di stand pameran ini,” kata Yusran.

Yusran juga berharap bahwa harga palawija dapat meningkat dan tidak menurun, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa Anggadola.
“Kedepan perusahaan harga palawija juga diperhatikan. Di lapangan itu banyak teman-teman palawija yang menanam, tapi perusahaan biasa masih banyak harga-harga yang turun,” ujarnya.
Expo Inovasi Desa 2025 telah memberikan dampak positif bagi masyarakat desa Anggadola, antara lain meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya inovasi dan kreativitas, serta meningkatkan perekonomian lokal melalui promosi produk unggulan desa.
Desa Anggadola berencana untuk terus mengembangkan program-program inovasi desa, termasuk penyelenggaraan Expo Inovasi Desa tahunan untuk mempromosikan produk-produk unggulan desa Anggadola.
Laporan: Aby Razak



