Mengaku Diserang Secara Bertubi-tubi, Asrimuddin Memohon Minta Hapus Berita Pasca Viral, Penyaluran Alsintan Kemungkinan Berdampak
KONAWE, Sultranews.co.id – Pasca berita mengenai Asrimuddin yang mengaku sebagai pengurus Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi atau yang dikenal dengan P3TGAI sekaligus menjadi perantara dalam kepengurusan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa Hand Traktor dan Kombain, mencuat ke publik, ia mengaku mendapat pesan serta telepon secara bertubi-tubi dan memohon agar berita tersebut dapat dihapus.
Permohonan Asrimuddin terkait penghapusan berita tersebut merupakan kehawatiran dirinya dengan adanya kegiatan Alsintan miliknya yang sementara menunggu penyaluran di Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara dan Dinas Pertanian Kabupaten Konawe dalam waktu dekat ini.
“Saya minta tolong agar berita tersebut dihapus dulu. Kasih saya waktu minggu ini untuk saya selesaikan agar bisa kita bertemu bertiga nanti,” tulis Asrimuddin melalui pesan whatssAppnya, Selasa (25/11/2025) baru-baru ini.

“Tolong kasihan dihapus dulu beritanya, saya mohon,” pintanya lagi melalui voice noot yang dikirimnya.
Untuk diketahui, Asrimuddin adalah merupakan salah satu pengurus di Sulawesi Tenggara yang menangani kegiatan aspirasi anggota DPR-RI dapil Sultra dari berbagai fraksi, dan bersindikat dengan petinggi di Jakarta, seperti Mohammad Syah Reza, Natta, mba Ayu, mba Tantri, di Kementrian PUPR.

Asrimuddin bersama Mohammad Syah Reza, melancarkan aksinya untuk mempermulus pengurusan kegiatan P3TGAI serta bantuan Alsintan.
Tetapi dalam perjalanannya kedua kegiatan tersebut mandek di tahun 2024 lalu, sementara para kelompok sudah membayar uang pengurusan Alsintan dan kegiatan P3TGAI dengan jumlah yang bervariasi.
Lalu, Asrimuddin kembali menggilah menjanjikan para kelompok tani agar bersabar di tahun 2025 berdasarkan informasi yang disampaikan Mohammad Syah Reza kepada dirinya.

Namun hal serupa pun kembali terjadi, perjanjian yang disepakati di akhir bulan Februari 2025 pun tak ada kejelasan baik bantuan Alsintan maupun kegiatan P3TGAI.
Adapun kelompok-kelompok P3TGAI dan kelompok tani yang berhasil ditipu asrimuddin yakni Kabupaten Kolaka Timur sebanyak 20 Kelompok, Konawe 35 Kelompok yang tersebar dibeberapa kecamatan, Konawe Selatan dam Kabupaten Bombana. Dari total keseluruhan dana yang diraup Asrimuddin dari beberapa kelompok berkisar miliyaran rupiah. (Sumber dari kelompok)
Laporan Redaksi
#dinaspertanian #watimpres
#alsintan
#p3tgai
#kementerianpupr
#sulawesitenggara
#konawe
#koltim



