Bupati Konawe Yusran Akbar: Siap Menggebrak!, Strategi Besar Pemerintah untuk Swasembada Pangan Nasional

waktu baca 2 menit

KONAWE, SultraNews.co.id – Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai merancang strategi besar menyambut musim tanam 2026 dengan fokus pada pengelolaan irigasi sebagai senjata utama menuju swasembada pangan nasional.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST,MT., menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan Kementerian PUPR dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi padi.

Hal Ini di Sampaikan saat di Wawancarai dengan tim jurnalis SultraNews.co.id Pada Rabu, 22 Oktober 2025, Bupati Yusran Akbar menjelaskan bahwa pengelolaan irigasi bukan sekadar urusan teknis, melainkan strategi penting untuk meningkatkan produksi padi dan mencapai swasembada pangan nasional.

Ketgam. Foto Saat usai makan siang bersama para masyarakat.

Bupati Yusran Akbar mengungkapkan bahwa pemerintah Kabupaten Konawe akan menganggarkan subsidi benih unggul untuk meningkatkan produksi padi.

Jika belum bisa mencakup seluruh wilayah, pemerintah akan melakukan secara bertahap per wilayah daerah blok 1, blok 2, dan seterusnya.

“Harapannya kita bisa surplus pada saat panen padi dengan kualitas yang baik,” kata Bupati Yusran Akbar. Tahun 2024, produksi padi Kabupaten Konawe mencapai kurang lebih 212 ton, dan diharapkan bisa meningkat di tahun depan.

Ketgam. Foto saat Bupati Memaparkan Ide Strategi Besar Pemerintah untuk Swasembada Pangan Nasional.

Tantangan utama dalam pengelolaan irigasi di Kabupaten Konawe adalah wilayah yang luas dan komunikasi yang efektif sampai ke pihak bawah.

Untuk itu, pemerintah Kabupaten Konawe mengadakan pertemuan dengan ketua-ketua kelompok tani dan petani untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pengelolaan irigasi.

Acara ini digelar di Bendung Ameroro, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe (Sultra) dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Komisi Irigasi Konawe, perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari, para kepala OPD, unsur TNI/Polri, pengurus P3A/GP3A, kelompok gapoktan, kepala desa, serta masyarakat.

Ketgam. Foto Bupati Konawe H. Yusran Akbar Bersama para Perangkat OPD dan TNI Polri.

Dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang baik, diharapkan Kabupaten Konawe bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan irigasi dan produksi padi yang efektif dan efisien.

Laporan: Aby Razak