Honda Scoopy Curian Dijual Rp3 Juta di Media Sosial, Dua Pria Dibekuk Polresta Kendari, Beraksi Usai Ambil Tempelan Sabu
KENDARI, Sultranews.co.id – Dua pelaku curanmor di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil dibekuk polisi, pada Minggu (29/03/2026).
Kedua pelaku pencurian motor ini yakni pria berinisial DE (28) dan YU (35). Kini, pelarian kedua curanmor berakhir, usai diringkus Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari, Sultra.
Keberadaan kedua pelaku berhasil diendus kepolisian, usai kedapatan menjual motor curian di media sosial (medsos), dengan harga tak wajar Rp3,8 juta.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, motor yang diembat pelaku yakni milik mahasiswa inisial JU (19).
Kejadian berlangsung di kawasan Jalan Salomo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Pelaku menggasak motor matik JU merek Honda Scoopy yang bernilai sekira Rp22 juta.
Dari pemeriksaan polisi, kalau kedua pelaku menggasak motor matik milik korban usai mengambil tempelan narkotika jenis sabu.
”Mereka sempat mengambil tempelan sabu, sebelum beraksi. Saat melintas di lokasi, melihat motor korban terparkir, selanjutnya mengambil kesempatan untuk membawa kabur motor tersebut,” ungkap AKP Welliwanto, pada Selasa (31/3/2026) kemarin.
Saat kejadian, pelaku terekam kamera CCTV di sekitar TKP. Mereka datang menggunakan mobil.
Salah satu pelaku turun, untuk mengeksekusi motor, ketika pemilik luput dari pengawasan.
Selanjutnya, rekannya lainnya menunggu di dalam mobil untuk mengamati sekitar, untuk memastikan situasi tetap aman ketika beraksi.
Untuk menghilangkan jejak, para pelaku menjual motor curian di media sosial.
Motor matik tersebut dijual murah, hanya seharga Rp3,8 juta. Tentunya ini menimbulkan kecurigaan karena harga tak wajar.
”Uang hasil penjualan digunakan membeli sabu,” ungkap AKP Welliwanto.
Kedua sudah dijebloskan ke jeruji besi Polresta Kendari. Polisi juga turut mengamankan barang bukti, pakaian pelaku dan mobil digunakan saat beraksi.
Sedangkan unit motor milik korban hingga kini masih pencarian.
”Kami masih pengembangan lebih lanjut, mencari barang bukti motor curian, mendalami keterlibatan pihak lain di kasus ini,” pungkasnya.
Laporan: Isra






