Insiden Makanan MBG: Koordinator Wilayah Konawe Memohon Maaf dan Berjanji untuk Memperbaiki
KONAWE, SultrNews.co.id – Sebuah Insiden Makanan Bergizi (MBG), Koordinator Wilayah Konawe Memohon Maaf dan Berjanji untuk Memperbaikinya Nopri al ikmansyah,SH, Insiden makanan MBG yang mengandung telur lalat di SDN Woone.
Insiden ini terjadi pada hari Rabu kemarin dan telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Menurut Nopri al Ikmansya Saat di wawancara via telpon whatsapp oleh tim Redaksi (SultraNews.co.id) ia menjelaskan insiden ini disebabkan oleh kesalahan manusia (error of human) dalam proses pemorsian makanan.
“Memang adanya SPG Wonggeduku yang dimana di desa Woone atau kelurahan Woone memang di kejadian di hari Kamis kemarin, hari Rabu, Rabu ya, Rabu hari Rabu itu kemarin memang ada kejadian,” kata Nopri al Ikmansya.
Nopri al Ikmansya menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi dan perbaikan untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.
“Kami perlu evaluasi lagi relawan pemorsian dan beberapa evaluasi dimitra terkait kelalaian kami,” Jelasnya.
Nopri al Ikmansya berharap masyarakat dapat memaafkan kesalahan pihaknya dan memberikan kesempatan untuk memperbaiki.
“Saya selaku koordinator wilayah Kabupaten Konawe memohon maaf atas kelalaian relawan-relawan dapur MBG. Kami masih belajar dan masih banyak yang harus dievaluasi,” Ungkapnya.
Nopri al Ikmansya juga menyatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah pencegahan dan akan lebih teliti lagi untuk memastikan kualitas makanan MBG yang disajikan kepada siswa sehingga insiden ini tidak terulang lagi.
“Kami akan melakukan pengawasan yang lebih ketat dan meningkatkan kualitas SDM kami,” Tambahnya.
Ia pun berharap agar masyarakat memberikan dukungan untuk membantu memperbaiki kualitas makanan MBG.
“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang selalu memprotes kami. Dalam hal itu kami akan belajar apa yang harus kita evaluasi, apa yang harus kita pelajari,” Tutup Nopri al Ikmansya.
Dengan demikian masyarakat di harapkan agar memaklumi atas kejadian insiden tersebut dan dapat memaafkan kesalahan pihaknya dan memberikan kesempatan untuk memperbaiki.
Laporan: Aby Razak.



