Kabupaten Konawe Masuk Peringkat Empat Score Indeks Inovasi Daerah se-Sulawesi Tenggara
KONAWE, Sultranews.co.id – Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Digitalisasi Pemerintah, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri, DR. Ir. David Yama, M.Sc., M.A, menyebutkan jika Kabupaten Konawe masuk peringat ke empat rekapitulasi score indeks inovasi daerah se Sulawesi Tenggara (Sultra).
Raihan itu, kata David, sapaan akrabnya, Kabupaten Konawe masih unggul dari beberapa daerah di Sultra, diantaranya Kabupaten Buton berada di posisi ke lima dengan nilai score indeks inovasinya berada di angka 42.02 persen. Sedangkan Konawe berada di angka 45.90 persen.
Sedangkan Kabupaten Konawe Selatan, lanjut dia, berada diposisi pertama dengan nilai score 51.35 persen, menyusul Kabupaten Bombana 48.69, dan Kabupaten Konawe Utara 47.60 persen.

“Dari data tersebut, Kabupaten Konawe masih dibilang unggul dan masih perlu ditingkatkan lagi,” ucap David, memberikan motivasi kepada para peserta lomba, yang bertempat di Aula BKPSDM Konawe, Senin (15/12/2025).
Sementara untuk klaster kota, Kota Kendari berada diangka 56.28 mengalahkan kota Bau-bau yang hanya diposisi 46.8 persen inovatif.
Sedangkan untuk capaian Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Konawe sesuai peta kekuatan inovasi pada tahun 2021 hingga tahun 2025 ini, dilaporkan jika Konawe mengalami tran yang positif dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Hal itu menunjukan bahwa Konawe telah TERDAPA.
“Capaian pelaporan inovasi daerah untuk Konawe berpedoman pada Keputusan Mendagri Nomor 400.100.11 – 6097 Tahun 2025 tanggal 9 Desember 2025 tentang Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun 2025,” Ujarnya.

“Salah satu upaya yang saat ini dilakukan adalah untuk mendorong implementasi Inovasi Daerah kedepannya dan sekaligus sebagai persiapan pelaporan inovasi daerah tahun 2026, dengan menyelenggarakan Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Konawe Tahun 2025,” tambanya.
Lebih jauh lagi David mengungkapkan jika Pemerintah Kabupaten Konawe memperoleh peringkat ke-240 dari 415 Kabupaten dengan perolehan skor Indeks Inovasi Daerah sebesar 45,90 serta mendapatkan predikat Inovatif.
Sementara untuk skor assessment mandiri sebesar 61,16 dan setelah dilakukan validasi oleh mitra Kemendagri terjadi penurunan sebesar 15,26 poin, dengan total inovasi yang telah dikirimkan sebanyak 29 inovasi.

Untuk capaian pelaporan inovasi daerah Kabupaten Konawe kurun waktu 2021 s.d. 2025, dengan hasil sebagai berikut:
a. Pada tahun 2021 menempati peringkat ke399 dari 415 kabupaten dengan predikat tidak dapat dinilai:
b. Tahun 2022 menempati peringkat ke337 dari 415 kabupaten dengan predikat kurang inovatif:
c. Tahun 2023 menempati peringkat ke326 dari 415 kabupaten dengan predikat kurang inovatif:
d. Tahun 2024 menempati peringkat ke309 dari 415 kabupaten dengan predikat kurang inovatif-dan tahun 2025 menempati peringkat ke240 dari 415 kabupaten, dengan predikat inovatif sekaligus capaian terbaik yang pernah diraih.
“Momentum baik ini diharapkan menjadi pelecut semangat untuk meningkatkan capaian ditahun mendatang,” kata David memuji.
Untuk diketahui, Pemkab Konawe, melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar “Lomba Inovasi Daerah” tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan.
Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T, yang di wakil Asisten Satu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Marjuni Mahamir, S.P., M.Si.
Laporan: Redaksi






