Komitmen Bulog Konawe di Masa Panen Gadu, Serap Gabah Petani Rp 6500/Kg

waktu baca 3 menit

KONAWE, Sultranews.co.id – Komitmen Bulog KC Unaaha, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), di masa panen kedua tahun 2025 atau yang dikenal dengan nama panen Gadu, mulai September sampai Desember terus dilakukan, utamanya dalam menyerap gabah petani dengan harga Rp 6500 per kilogramnya.

Hari ini, Kepala Bulog KC Unaaha Muh. Abdan Djarmin, melakukan peninjauan langsung di lokasi panen raya di lima lokasi sekaligus, Kamis (25/9/2025).

“Jadi saat ini memang sudah mulai memasuki panen kedua di tahun 2025 ini, atau biasa kita kenal dengan nama panen gadu. Itu biasa memang panen gadu mulai dari September sampai Desember 2025,” ujar Abdan, panggilan akrabnya.

Kabulog Konawe Muh. Abdan Djarmin, saat memantau proses panen Gadu di Desa Anggoro, Kecamatan Abuki, Kamis (25/9/2025).

“Dari hasil pemantauan kami dan hasil koordinasi dengan beberapa pihak terutama dari penyuluh pertanian, bahwasannya di bulan September ini sudah mulai panen, khususnya di wilayah Kecamatan Abuki kurang lebih ada 1.100 hektare sementara panen,” ucap Abdan menambahkan.

Kemudian di Onembute, lanjut Abdan, ada sekitar 70 hektare yang juga sementara panen. Begitupun di Kecamatan Asinua kurang lebih 400 hektare padi sawah sementara panen.

“Untuk bulan September ini ada 5 kecamatan yang memasuki masa panen ke dua yaitu Kecamatan Abuki, Onembute, Asinua, Tongau Utara, dan Padangguni,” jelas Abdan.

Saat ini, kata Abdan, Bulog mulai turun membeli gabah dengan harga Rp 6.500. Akan tetapi pola yang bulog lakukan saat ini dan kedepannya dalam melakukan pembelian gabah petani hanya gabah yang harganya di lapangan sebesar Rp 6.500 dan harga Rp 6.500 ke bawah.

“Jadi kalau harga di lapangan itu Rp 6.000 sampai Rp 6.500 maka bulog akan melakukan pembelian ke petani.
Tetapi jika harga gabah di lapangan Rp 6.600 ke atas, maka bulog tidak membeli,” ucapnya.

Kabulog Konawe Muh. Abdan Djarmin, saat memantau proses panen Gadu di Desa Anggoro, Kecamatan Abuki, Kamis (25/9/2025).

“Saat ini posisi baru mulai panen, yang mana puncaknya nanti di bulan Oktober, harga di lapangan saat ini berkisar di harga Rp 6.200 sampai Rp 6.300 saat ini, makanya kami akan membeli dengan harga Rp.6.500/kg di tingkat petani” katanya.

“Kami harapkan sampai memasuki puncak panen harga di lapangan bisa melebihi Rp 6.500,” tambahnya menegaskan.

Terkait target yang ditetapkan tahun ini, Abdan hanya bilang secara pasti Bulog diminta untuk terus melakukan penyerapan dalam rangka menjaga harga GKP di tingkat petani Rp 6.500.

“Saat ini pula kita masih surplus. Stok beras yang ada di gudang Bulog Unaaha-Konawe saat ini yaitu kurang lebih 15.000 ton dan pada saat panen berikutnya ini kita pun masih akan menyerap lagi sesuai kapasitas gudang yang ada di Bulog Unaaha,” tutupnya.

Laporan: Jaspin