Mendagri Tito Karnavian Buka Gerakan Pangan Murah di Kendari, Kolaborasi Lintas Sektor untuk Stabilitas Pangan

waktu baca 2 menit
@SultraNews.co.id

KENDARI, SultraNews.co.id – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah yang digelar di Kota Kendari Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Kepala Badan Pangan Nasional RI, Arief Prasetyo Adi, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, Wakil Gubernur Sultra, Ketua DPRD Provinsi Sultra, Kapolda Sultra, Danrem 143/HO atau perwakilan, Kajati Sultra atau perwakilan, Kabinda Sultra atau perwakilan, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Ketua Pengadilan Tinggi Sultra atau perwakilan, Danlanal Kendari atau perwakilan, Danlanud Haluoleo atau perwakilan, para bupati/wakil bupati se-Sultra, serta pimpinan instansi vertikal, pejabat tinggi pratama lingkup Pemprov Sultra.

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menyampaikan selamat datang kepada Mendagri, Kepala Badan Pangan Nasional, serta Ketua Umum Kadin Indonesia di Bumi Anoa.

Ia menegaskan bahwa kegiatan pangan murah ini merupakan bentuk nyata semangat gotong royong antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam memastikan ketersediaan serta keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya sekaligus membuka acara menegaskan bahwa pangan adalah isu utama yang menjadi perhatian Presiden RI. Menurutnya, swasembada pangan adalah syarat mutlak bagi kedaulatan bangsa.

Ia juga menekankan pentingnya pengendalian inflasi dan stabilitas harga pangan sebagai prioritas pemerintah.

“Inflasi ideal Indonesia berada di kisaran 1,5%–3,5%. Strategi terbaik adalah menjaga harga pangan pokok agar stabil, menjaga harga barang yang diatur pemerintah tetap terkendali, serta mendorong daya beli masyarakat melalui core inflation,” ujar Mendagri.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mendagri, Badan Pangan Nasional, serta Gubernur Sultra atas kolaborasi yang nyata dalam menjaga stabilitas pangan.

Gerakan pangan murah di Kendari ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi upaya menekan inflasi dan menjaga daya beli rakyat, tetapi juga bagian dari strategi besar menuju swasembada pangan nasional.

Reporter: Aby Razak

Dengan demikian, naskah berita SultraNews.co.id ini dapat menjadi referensi bagi publik untuk memahami pentingnya stabilitas pangan dan kolaborasi lintas sektor dalam mencapai swasembada pangan nasional.