Sering Gangguan, Warga Tiga Kecamatan di Konawe Pertanyakan Kualitas Jaringan Telkom/Indihome

waktu baca 3 menit
Ketgam: Keluhan Warga melalui chat WhatssApp, seringnya terjadi gangguan internet Telkom/Indihome. Redaksi Sultranews.co.id

KONAWE, Sultranews.co.id — Sejumlah warga di Kecamatan Wonggeduku Barat (Wobar), Wonggeduku, dan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan gangguan jaringan internet Telkom/IndiHome yang dinilai cukup sering terjadi dalam kurung waktu sebulan terakhir.

Akibat dari gangguan tersebut sangat dirasakan warga dalam beberapa waktu terakhir, mulai dari koneksi internet yang lambat, jaringan terputus, hingga tidak dapat digunakan sama sekali. Kondisi ini dinilai mengganggu aktivitas masyarakat yang kini semakin bergantung pada layanan internet.

Salah seorang warga mengungkapkan, gangguan jaringan kerap terjadi tanpa kepastian waktu pemulihan. Hal tersebut membuat masyarakat kesulitan menjalankan berbagai aktivitas yang membutuhkan koneksi internet, termasuk pekerjaan, pembelajaran daring, komunikasi, hingga pelayanan administrasi.

Menurut mereka (warga) dengan kondisi saat ini aktivitas sudah ketergantungan oleh internet, maka seharusnya pihak Telkom ataupun Indihome tidak menjadikan alasan kerusakan. Sebab sebagai pengguna manfaat dari internet yang telah melakukan pembayaran setiap bulannya merasa dirugikan.

“Kalau jaringan bermasalah, aktivitas kami ikut terganggu. Apalagi sekarang banyak pekerjaan dan kebutuhan sehari-hari yang membutuhkan internet. Kami tidak mau tahu soal kerusakan karena kami sudah membayar perbulan,” keluh salah seorang warga.

Keluhan serupa juga disampaikan warga di wilayah Wonggeduku dan Pondidaha. Mereka berharap pihak Telkom dapat segera melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap infrastruktur jaringan yang mengalami gangguan.

“Setiap hari jlk itu Indihome dan Telkomsel,” keluh mereka melalui akun WhattsApp.

“Oho beh sudah berapa bulan ganguan terus kalau masukmi siang,” keluh mereka

“Betul mi itu, sdh beberapa bulan kalau siang sampe sore jelek jaringan terus. Ping Merah,” keluh mereka.

“Jangan sampai dananya sudah di alihkan untuk mengupas bawang,” sindir mereka.

Mereka (warga) juga meminta agar informasi mengenai penyebab gangguan dan estimasi waktu perbaikan dapat disampaikan secara terbuka kepada pelanggan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui kondisi jaringan dan menyesuaikan aktivitas mereka.

Masyarakat berharap kualitas layanan internet di tiga wilayah tersebut dapat segera ditingkatkan, mengingat internet saat ini telah menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, pemerintahan, maupun komunikasi masyarakat.

Warga berharap pihak Telkom/IndiHome memberikan perhatian serius terhadap keluhan tersebut dan memastikan layanan internet kembali stabil serta dapat dinikmati masyarakat secara optimal.

Salah satu petugas teknisi Indihome yang di hubungi oleh Sultranews.co.id, mengaku jika terjadi kerusakan pada Tower Telkom yang berada di bagian Wonggeduku Barat dan Wonggeduku.

“Saya tidak berani bicara banyak. Silahkan langsung ke Kantor Telkom di Tuoy untuk pertanyakan terkait kerusakan jaringan internet,” ucapnya.

Hingga berita ini terbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Telkom. Media Sultranews.co.id akan segera melakukan komfirmasi pada hari kerja mendatang.

Laporan: Redaksi