HeadlineKendariPeristiwa

Breaking News: Waspada! Curah Hujan Kian Meningkat, Sungai Wanggu Kendari Meluap

KENDARI – Curah hujan di Kota Kendari kian meningkat. Sungai Wanggu yang berlokasi di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari meluap, dengan ketinggian mencapai kurang lebih 30 hingga 80 centi meter (cm).

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Kendari Muhamad Erwin Fajar mengatakan, dengan curah hujan yang kian meningkat dalam bebebrapa hari, membuat Kali Wanggu meluap.

“Ada tiga titik lokasi disekitar Sungai Wanggu yang terdampak banjir, yakni RT 003/RW 006, RT 012/RW 006 dan RT 014/RW 006,” ucap Erwin kepada media ini, Kamis (1/7/2021).

Advertisement

Dijelaskannya, penyebab meluapnya air hingga terjadinya banjir karana intesitas hujan yang begitu tinggi mengguyur Kota Kendari dalam beberapa hari terkahir ini.

Belum lagi lanjut Erwin Fajar, Sungai Wanggu terhubung dengan salah satu sungai yang ada di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Sehingga setiap terjadinya intensitas hujan tinggi di Konsel, otomatis kiriman air dari sungai tersebut membuat Sungai Wanggu kewalahan untuk menampung.

Breaking News: Waspada! Curah Hujan Kian Meningkat, Sungai Wanggu Kendari Meluap
Kondisi air di Kali Wanggu yang sudah meluap ke Rumah Warga.

“Dengan curah hujan yang semakin tinggi ini, kami selalu stanbay di lapangan guna mengetahui perkembangannya,” katanya.

Bahkan Erwin membeberkan, pernah terjadi ketika insensitas hujan di Kota Kendari terlampau rendah, namun sebaliknya di Konsel intensitas hujannya tinggi. Namun yang terjadi Sungai Wanggu malah meluap dan terjadi banjir di Kota Kendari.

“Memang beberapa hari ini intesitas hujan begitu tinggi yang membuat Sungai Wanggu meluap. Ditambah lagi pasang surutnya Teluk Kendari,” bebernya.

Fakta lain pun turut dijelaskan Erwin. Katanya, pintu air tidak bekerja secara optimal. Akibatnya air yang masuk dibeberapa RT yang ada di Kelurahan Lepo-Lepo sulit untuk kembali ke Sungai Wanggu.

“Tinggi air saat ini, setinggi pinggang orang dewasa,” jelasnya.

Saat ini lanjut dia, BPBD Kota Kendari bersama tim Tagana Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari sudah melakukan langkah preventif dengan assessment terhadap warga yang terdampak banjir.

Selain itu, baik BPBD maupun Dinsos Kota Kendari sudah mengungsikan para korban banjir dan juga telah menyiapakan tenda-tenda pengungsian serta dapur umum.

“Dari tiga hari yang lalu kami sudah turun lapangan untuk membantu warga yang terdampak banjir dengan berkordinasi pihak OPD lainnya salah satunya Dinsos,” imbuhnya.

Tak lupa ia mengimbau warga Kota Kendari agar tetap waspada akan tingginya intensitas hujan yang dapat membuat terjadinya bencana banjir.

Apalagi tambah dia, beberapa hari terkahir Kota Kendari tidak hanya mengalami bencana banjir namun juga bencana tanah longsor dan pohon tumbang.

“Kami bekerja dan siap melayani warga Kota Kendari selama 1×24 jam,” tandasnya.

Laporan : Deri Periyansah

Editor : Jaspin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id