Capai 75 Persen, Pembayaran TPP ASN Lingkup Pemda Konawe Segera Dibayarkan

KONAWE – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai membayarkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkub Pemkab Konawe.
Pembayaran TPP ASN Konawe sudah mencapai 75 persen, hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kab.Konawe, Ferdinand Sapan, Senin (22/5/2023).
Ferdinand Sapan mengatakan, diperkirakan masi ada sekitar 25 persen ASN di Konawe yang belum menerima TPP, hal ini disebabkan karena belum lengkpnya data administrasi yang dibutuhkan saat pengimputan.
Pasalnya ada beberapa data administrasi yang harus diinfut ke aplikasi yang telah disiapkan oleh Kominfo setempat, salah satunya termasuk bagaimana mengukur disiplin dan kinerja ASN.
“Sebelum semua data terinfut di aplikasi sistem yang sudah disiapkan, kita tidak bisa membayar TPP, karena kita tidak tau bagaimana untuk mengevaluasi kinerja ASN,” ujarnya.
Lanjut Sekda, aplikasi yang digunakan untuk mengisi data ASN adalah buatan Kominfo Konawe, pasalnya selain membayar TPP ASN Pemda Konawe juga memulai dari kemampuan sendiri untuk bisa menciptakan aplikasi.
Kedepan melalui aplikasi yang telah disiapkan oleh Kominfo setempat, masing-masing ASN akan melaporkan apa saja yang dikerjakan dalam satu hari berkantor.
“Kita berharap ASN yang belum mendapatkan TPP secepatnya untuk menyelesaikan pengimputan data sekaligus evaluasi agar TPP segera di bayarkan,” harapnya.
Mantan Kepala BPKAD ini juga menghimbau kepada ASN yang sudah menerima TPP untuk terus meningkatkan kinerja dan disiplin, agar TPP yang diberikan bisa bertambah sesuai kinerja.
SN
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaSukses Digelar, Final Cerdas Cermat Tingkat SD dan SMP Se Kabupaten Konawe
Baca Lainnya
Perkuat Sistem Pengolahan Sampah di Konawe, Bupati Yusran Tinjau TPST di Mataiwoi
KONAWE, Sultranews.co.id – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T, meninjau sarana Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Mataiwoi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (19/10/2026). Kunjungan kerja…
Cabor Tenis Meja Mati Suri 10 Tahun, Astarif Pimpin PTMSI Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id — Setelah hampir 10 tahun mengalami kevakuman, cabang olahraga tenis meja di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggeliat. Astarif terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan…
Akademisi Asal Unilaki Dorong Konsep "Penta Heliks" untuk Riset dan Inovasi di Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id — Penguatan ekosistem riset dan inovasi daerah di Kabupaten Konawe terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Akademisi asal Universitas Lakidende (Unilaki) Kabupaten Konawe, Dr. Ir. Alkadri, S.T.,…
Terbanyak di Sulawesi Tenggara, BRIDA Konawe Berhasil Mengirim 49 Inovasi Daerah ke BSKDN Kemendagri, Sekda Konawe Berikan Apresiasi
KONAWE, Sultranews.co.id - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Konawe mencatatkan capaian luar biasa dengan menjadi daerah penyumbang inovasi terbanyak di Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 49 inovasi…
Penginputan IID Se-Indonesia Resmi Berakhir, Kabupaten Konawe Berhasil Mengirim 49 Inovasi Daerah
KONAWE, Sultranews.co.id – Tahapan penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 secara nasional resmi berakhir Senin (31/8/2026) pada pukul 23.59 Waktu Indonesia Barat (Wib). Kabupaten Konawe menutup proses…
Sering Gangguan, Warga Tiga Kecamatan di Konawe Pertanyakan Kualitas Jaringan Telkom/Indihome
KONAWE, Sultranews.co.id — Sejumlah warga di Kecamatan Wonggeduku Barat (Wobar), Wonggeduku, dan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan gangguan jaringan internet Telkom/IndiHome yang dinilai cukup sering terjadi dalam…















