Gelar Dialog Ormas dan LSM, Berikut Pesan Penting PJ Bupati Koltim

KOLAKA TIMUR - Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar dialog Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat atau yang dikenal dengan sebutan LSM atau Non-Governmental Organization (NGO), Kamis (16/12/2021).
Kegiatan dialog itu dihadiri langsung Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kolaka AKBP Saiful Mustopa, S.IK., M.Si, didampingi Asisten 1 bidang pemerintahan Harisman, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) Koltim.
Pj Bupati Koltim Sulwan Aboenawas melalui pesan tertulisnya yang dibacakan Asisten 1 Harisman menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan nyata pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Oleh karenanya, pemerintah sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat sebagai komponen utama bangsa, dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, di tengah-tengah dinamika politik yang terus berkembang.
Lebih lanjut Arisman menerangkan, bahwa organisasi kemasyarakatan sebagai wadah jaminan hak berserikat dan berkumpul bagi warga negara yang merupakan lembaga partisipasi masyarakat dan penguatan sistem sosial yang merupakan salah satu perangkat dalam sistem kenegaraan kita.
Untuk itu, maka diperlukan pemberdayaan dan penguatan kapasitas ormas secara transparan akuntabel sehingga terwujud kemandirian dan profesionalisme ormas yang sehat, merupakan suatu yang sangat stretegis dalam pembangunan bangsa terutama menghadapi perkembangan dunia global.
"Dalam sejarah perjuangan kemerdekaan negara Republik Indonesia, ormas dengan segala bentuknya telah hadir, tumbuh dan berkembang sejalan dengan perkembangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," Tulis Sulwan sapaan akrabnya, dibacakan Arisman.
Kata dia, ormas merupakan wadah utama dalam pergerakan kemerdekaan diantaranya Budi Utomo, NU, Muhamadiyah, yang didirikan sebelum zaman kemerdekaan republik indonesia.
Peran dan rekam jejak ormas yang telah berjuang secara ikhlas dan suka rela, kata Sulwan, mengandung nilai sejarah dan merupakan aset bangsa yang sangat penting bagi perjalanan bangsa dan negara.
Namun dalam era globalisasi ini, kapasitas kelembagaan organisasi kemasyarakatan belum optimal dalam pemberdayaan masyarakat dan sebagai mitra pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintah.
Disamping itu, faktor-faktor lainnya adalah sumber daya manusia belum optimal. Sehingga dibutuhkan upaya falilitas pemerintah untuk mengoptimalkan pemberdayaan ormas.
"Pemberdayaan ormas menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013, dapat dilakukan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja dan keberlangsungan hidup ormas. Pemberdayaan dilakukan atas dasar menghormati dan mempertimbangkan aspek sejarah, rekam jejak, peran dan integritas ormas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," papar Arisman.
"Pemberdayaan ormas dilakukan melalui fasilitas kebijakan berupa mendorong kebijakan/peraturan perundang-undangan yang mendukung pemberdayaan organisasi," tambahnya.
"Untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini, saya menghimbau dan mengajak saudara-saudara peserta dialog ormas dan LSM untuk selalu menjaga, memelihara dan meningkatkan rasa persaudaraan sehingga tercipta rasa persatuan dan kesatuan," harapnya.
SN/ Diskominfo Koltim
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaKunjungi Mega Proyek, Begini Pesan Kapolri untuk Bupati Konawe
Baca Lainnya
Sedang Hamil 5 Bulan, Istri di Kolaka Timur Grebek Suami Bersama Selingkuhan Janda Usia 19 Tahun
KOLAKA TIMUR, Sultranews.co.id – Seorang wanita di Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggerebek suaminya di salah satu kompleks perumahan, yang sedang bersama wanita lain. Video yang…
Mengaku Diserang Secara Bertubi-tubi, Asrimuddin Memohon Minta Hapus Berita Pasca Viral, Penyaluran Alsintan Kemungkinan Berdampak
KONAWE, Sultranews.co.id - Pasca berita mengenai Asrimuddin yang mengaku sebagai pengurus Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi atau yang dikenal dengan P3TGAI sekaligus menjadi perantara dalam kepengurusan…
Mengaku Pengurus P3TGAI di Sultra, Asrimuddin Tipu Puluhan Kelompok Hingga Ratusan Juta Uang Petani
KONAWE, Sultranews.co.id - Nama Asrimuddin mungkin tidak asing lagi untuk kalangan para kelompok petani yang sering berurusan di bidang Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi atau yang…
Puskesmas Tinondo Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Khidmat, Tekankan Akhlak Mulia dalam Pelayanan Kesehatan
KOLAKA TIMUR, SultraNews.co.id - Puskesmas Tinondo, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan khidmat di halaman Puskesmas pada Kamis, 12 September…
Dugaan Kecurangan Pengusulan Tenaga P3K Paruwaktu di Kolaka Timur: Masyarakat Desak Transparansi
KOLAKA TIMUR, SultraNews.co.id - Salah satu masyarakat setempat mengungkapkan adanya dugaan kecurangan dalam pengusulan tenaga P3K paruwaktu di Kecamatan Uliwoi, Kabupaten Kolaka Timur. Menurutnya, terdapat nama-nama honorer siluman…
Kronologis Kasus OTT KPK yang Menyeret Bupati Koltim Abdul Azis beserta Kroninya
JAKARTA, SultraNews.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan duduk perkara perihal operasi tangkap tangan (OTT) untuk kasus dugaan korupsi pada dana alokasi khusus (DAK) pembangunan RSUD di Kolaka…















