Kades Anggopiu Muh Yamin Benarkan Adanya Pemotongan Dana UMKM: Warga Iklas

waktu baca 2 menit
Ketgam: Suasana wawancara team media sultranews.co.id dengan Kades Anggopiu Muh Yamin (kanan) di rumah pribadinya di Anggopiu, Senin (8/9/2025) siang kemarin.

KONAWE, Sultranews.co.id – Beberapa waktu lalu melalui pemberitaan media ini, warga Desa Anggopiu, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara mengaku menerima bantuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 2.500.000 yang mana seharusnya diterima sebesar Rp 2.850.000 dari Kepala Desa (Kades) melalui Anggaran Dana Desa (ADD) Kabupaten Konawe tahun 2025.

Hal itu dibenarkan oleh Kades Anggopiu Ir. Muh. Yamin, saat ditemui di rumah kediamannya pada Senin (8/9/2025) siang kemarin.

Ketgam: Ketel atau tabung suling Nilam yang terbengkalai sejak tahun 2018, yang berhasil didokumentasikan team sultranews.co.id

Muh. Yamin mengakui jika pemotongan tersebut benar adanya. Pemotongan sebesar Rp 350.000 terjadi karena murni dari keiklasan para warga penerima manfaat.

“Warga sendiri yang ikhlas memberikannya, tidak ada paksaan. Tapi kalau memang mereka keberatan maka saya akan kembalikan itu yang saya potong,” kata Yamin berjanji.

Ketgam: Bahan atau alat perlengkapan pemasangan lampu jalan yang sudah ready di rumah Kades yang berhasil di dokumentasikan team sultranews.co.id

“Saya berjanji akan kembalikan itu uang yang saya potong. Secepatnya saya akan panggil mereka datang disini di rumah,” Yamin menegaskan.

Terkait pekerjaannya yang sementara disorot oleh Ketua BPD, Kades Yamin dengan tegas mengaku akan menyelesaikannya tahun 2025 ini.

“Semuanya akan saya selesaikan. Termaksud penyulingan nilam, Rabat Beton, Drainase yang belum selesai di tahun-tahun sebelumnya saya akan kasih selesai,” ujarnya.

Ketgam: Pekerjaan drainase tahun 2024 yang belum kelar, tersisa 50 meter yang belum diselesaikan yang berhasil didokumentasikan sultranews.co.id

Untuk item pengerjaan lampu jalan, Yamin juga mengaku bakal selesaikan di tahap dua pencairan Dana Desa (DD). Meski agak terlambat, tetapi dirinya berjanji dalam waktu dekat akan segera dikerjakan. Mengigat bahan-bahan sudah siap, seperti kabel, dan bahan lainnya.

“Kalau untuk tiang lampu jalan itu kita masih menunggu pipa di toko. Sebab hingga saat ini di toko depan Pertamina Wawotobi masih kosong. Tapi danannya sudah siap, tinggal kita tunggu baru kami pasang,” paparnya.

Ketgam: Rabat beton yang juga belum tuntas masih tersisa 5 meter, juga akan diselesaikan tahun 2025.

Yamin meminta maaf kepada warga Anggopiu jika terjadi pemotongan serta pekerjaan yang belum tuntas, dikarenakan dirinya sementara tidak enak badan alias sedang sakit.

“Saya sedang sakit, itumi kasihan ini kegiatan tidak terlaksana dengan baik,” Yamin meminta maaf, disaksikan ketua BPD Anggopiu.

Laporan: Jaspin