Kepemilikan KIA di Konawe Minim, Kadis Disdukcapil: Baru Mencapai 10 Persen

KONAWE - Realisasi kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak usia 0-16 tahun di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), masih tergolong rendah.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Konawe, Dema Banda menuturkan, KIA merupakan kartu identitas diri untuk anak yang berusia 0 sampai 16 tahun, dan berlaku secara nasional.
"Berdasarkan persentase kami, kepemilikan KIA di Konawe baru mencapai 10 persen, padahal target nasional yang ditetapkan realisasi KIA untuk setiap daerah harus mencapai 40 persen," terangnya.
Dirinya mengakui, minimnya cakupan kepemilikan KIA disebabkan beberapa faktor, salah satunya kurangnya pemahaman orang tua anak yang belum menganggap penting manfaat KIA untuk anak mereka.
"Kepemilikan KIA bagi anak sangat penting, karena bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan kepada anak," jelasnya.
Untuk memaksimalkan kepemilikan KIA, lanjutnya, pihaknya terus intens melakukan sosialisasi lebih dalam kepada masyarakat, termasuk berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.
"Untuk mengejar target 40 persen yang telah ditetapkan pemerintah pusat, kami terus menggenjot peningkatan cakupan kepemilikan KIA, mudah-mudahan tahun ini bisa terealisasi hingga 40 persen," tutupnya.
Laporan: Jaspin
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaPROJAMIN Sultra Sebut PT RBM Bebas Menambang di KHP Tanpa Kantongi IPPKH
Baca Lainnya
Perkuat Sistem Pengolahan Sampah di Konawe, Bupati Yusran Tinjau TPST di Mataiwoi
KONAWE, Sultranews.co.id – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T, meninjau sarana Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Mataiwoi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (19/10/2026). Kunjungan kerja…
Cabor Tenis Meja Mati Suri 10 Tahun, Astarif Pimpin PTMSI Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id — Setelah hampir 10 tahun mengalami kevakuman, cabang olahraga tenis meja di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggeliat. Astarif terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan…
Akademisi Asal Unilaki Dorong Konsep "Penta Heliks" untuk Riset dan Inovasi di Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id — Penguatan ekosistem riset dan inovasi daerah di Kabupaten Konawe terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Akademisi asal Universitas Lakidende (Unilaki) Kabupaten Konawe, Dr. Ir. Alkadri, S.T.,…
Terbanyak di Sulawesi Tenggara, BRIDA Konawe Berhasil Mengirim 49 Inovasi Daerah ke BSKDN Kemendagri, Sekda Konawe Berikan Apresiasi
KONAWE, Sultranews.co.id - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Konawe mencatatkan capaian luar biasa dengan menjadi daerah penyumbang inovasi terbanyak di Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 49 inovasi…
Penginputan IID Se-Indonesia Resmi Berakhir, Kabupaten Konawe Berhasil Mengirim 49 Inovasi Daerah
KONAWE, Sultranews.co.id – Tahapan penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 secara nasional resmi berakhir Senin (31/8/2026) pada pukul 23.59 Waktu Indonesia Barat (Wib). Kabupaten Konawe menutup proses…
Sering Gangguan, Warga Tiga Kecamatan di Konawe Pertanyakan Kualitas Jaringan Telkom/Indihome
KONAWE, Sultranews.co.id — Sejumlah warga di Kecamatan Wonggeduku Barat (Wobar), Wonggeduku, dan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan gangguan jaringan internet Telkom/IndiHome yang dinilai cukup sering terjadi dalam…















