ODGJ Wanita di Konawe Ngamuk Pakai Parang, Palak Kasir Toko Ritel hingga Lukai 2 Orang Warga

waktu baca 2 menit
Seorang wanita insial RY (45) diduga gangguan kejiwaan (ODGJ), meresahkan warga Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (6/4/2026).

KONAWE, Sultranews.com – Seorang wanita insial RY (45) diduga gangguan kejiwaan (ODGJ), meresahkan warga Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (6/4/2026).

Wanita tersebut mengamuk, menggunakan sebilah parang di tempat keramaian, di Kelurahan Lalosabila, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sultra).

Kejadian bermula, saat RY masuk di salah satu gerai tokok ritel di depan RSUD Konawe.

Kapolsek Wawotobi, Iptu Suleman, mengatakan ODGJ tersebut memaksa kasir untuk memberinya uang.

‎”RY mengamuk di gerai ritel, lalu mengambil paksa uang dari kasir, lalu melarikan diri,” ungkap Iptu Suleman, kepada awak media.

RY sempat cegat di dekat Kantor Perpustakaan Konawe. Dalam rekaman video amatir di Facebook, nampak mengancam warga menggunakan sebilah parang.

Pelaku justru menyerang warga secara membabi buta. Dua orang pria menjadi korban akibat sabetan parang.

Korban yakni Haedir (30), mengalami luka di bagian jari tangan. Lalu, I Kadek Padma Pasmikayasa (27) luka di pergelangan tangan, saat mencoba menghalau pelaku.

‎Akibatnyam mereka sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kabupaten Konawe, mendapatkan penanganan medis.

Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan, kini berada di Mapolsek Wawotobi.

‎Menurut Kepala Kelurahan Inalahi, Rustam Tabara, RY mengalami gangguan kejiwaan.

‎”Kelurahan sedang mengurus surat keterangan tidak mampu (SKTM), agar pelaku dirujuk ke RSJ,” jelas Rustam.

Pihak kepolisian belum bisa melakukan pemeriksaan mendalam, mengingat kondisi psikis pelaku belum stabil.

‎”Kami berkoordinasi RSJ Kendari, untuk memastikan kejiwaan RY secara medis sebelum mengambil langkah hukum selanjutnya,” beber Iptu Suleman.

Laporan: Isra