Parah!! Dana UMKM untuk Warga Anggopiu dan Tamesandi di Sunat, Berikut Faktanya
KONAWE, Sultranews.co.id – Dana Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diperuntukan untuk warga di Desa Anggopiu dan Tamesandi, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) rupanya di sunat alias dipotong.
Sementara belum lama ini, dalam kegiatan touring Bupati Konawe Yusran Akbar, menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat penerima manfaat. Dimana setiap warga mendapatkan dua paket bingkisan berisi sembako.
Agenda berlanjut dengan penyerahan bantuan bagi pelaku UMKM di tujuh desa Kecamatan Uepai, yakni Desa Rawua, Langgomea, Tamesandi, Tanggodipo, Kasaeda, Humboto, dan Puuroda Jaya.
Masing-masing desa mengalokasikan Rp 2.850.000 untuk 20 penerima manfaat. Dari jumlah itu, lima orang pelaku UMKM menerima bantuan secara langsung, sementara sisanya akan ditransfer ke rekening penerima. Bantuan tersebut bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dalam APBD Konawe.
Dalam sambutannya, Bupati Yusran menegaskan agar bantuan tidak dipotong sedikit pun. Ia juga menginstruksikan para kepala desa segera menyalurkan dana tersebut kepada 15 pelaku UMKM lainnya.
“Program ini akan berkelanjutan untuk memaksimalkan potensi UMKM di desa, dan kami akan terus memantau pelaksanaannya,” tegas Bupati Yusran, seperti yang dikutip dalam pemberitaan idealita.id.
“Dalam prakteknya telah terjadi pemotongan yang berfariasi. Seharusnya warga menerima Rp 2.850.000, tetapi yang mereka terima sisa Rp 2.500.000 hingga Rp 2.000.000 saja,” beber Ketua BPD Desa Anggopiu, Alamsyah Said.
Alamsyah bilang, tahun 2025 ini dana UMKM yang diperuntukan untuk 20 KPM-nya di setiap desanya sangat besar dibanding tahun sebelumnya.
“Melalui ADD, pemerintah daerah Kabupaten Konawe menurunkan anggaran setiap desanya itu sebesar 57 juta untuk UMKM setiap tahunya. Desa Anggopiu ada 20 penerima manfaat dimana dalam setiap KPM-nya akan menerima sebesar Rp 2.850.000 tetapi kenyataanya malah dipotong lagi. Begitu juga di Desa Tamesandi warga mengeluh tidak terima full dananya,” ungkap Alamsyah.
Laporan: Jaspin






