Polres Kendari Tetapkan Saddil Ramdani Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

Kendari - Pemain Sepak Bola Tim Nas Indonesia, Saddil Ramdani, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi dalam kasus penganiayaan, Sabtu (4/4/2020).
Peningkatan status Saddil dari terlapor menjadi tersangka, berdasarkan hasil gelar perkara oleh penyidik Polisi dan sejumlah alat bukti.
"Saddil sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun belum ditahan dan masih berstatus wajib lapor," ujar Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Sofwan Dompu Sabtu (4/4/2020).
Sofwan menyebutkan penahanan terhadap Saddli merupakan kewenangan penyidik, selagi masih koopertif untuk wajib lapor.
"Selagi masih melakukan lapor yang bersangkutan belum ditahan sambil menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.
Dalam kasus ini, Saddli telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Kendari sebanyak dua kali hingga dinaikan statusnya menjadi tersangka.
"Sementara untuk korban baru hari ini memenuhi panggilan kami untuk di BAP," kata Sofwan.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Saddli dijerat pasal 351 ayat I tentang tindak pidana penganiayaan.
"Saddli terancam 7 tahun penjara," tegas Sofwan.
Diberitakan sebelumnya, Saddli Ramdani dilaporkan ke Polres Kendari pada 27 Maret 2020 atas kasus penganiayaan terhadap seorang warga di sekitar kompleks P2ID THR bernama Irwan (25) tahun.
Kasus itu tertuang dalam laporan polisi Nomor : STPL/109/III/2020/RES KENDARI.
Saddil melakukan penganiayaan pengeroyokan terhadap korban diduga dalam kondisi mabuk bersama rekan-rekannya. (SN)
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaDPRD Butur Debat Argumen Cari Solusi Atasi Corona
Baca Lainnya
Kabupaten Konawe Wakili Sultra di Lomba Kelurahan Tingkat Nasional, DLH Turunkan Ratusan Personel di Kecamatan Anggaberi
Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Lingkungan Hidup Konawe kembali mengerahkan ratusan personil dengan melibatkan PPPK dan PPPK Paruh Waktu laksanakan Gerakan Indonesia Asri (GIA) di Kelurahan Anggaberi, Kecamatan…
Uji Coba Unaaha FC, Tantang Klub Liga 2 Persekat Tegal, Laskar Anoa Kalah Tipis
Sultranews.co.id - Wakil Sulawesi Tenggara (Sultra) di kommpetisi Liga 4 Indonesia, yakni Unaaha FC, melakoni laga uji coba. Skuad Unaaha FC di laga uji coba, bersua tuan rumah,…
Honda Scoopy Curian Dijual Rp3 Juta di Media Sosial, Dua Pria Dibekuk Polresta Kendari, Beraksi Usai Ambil Tempelan Sabu
KENDARI, Sultranews.co.id - Dua pelaku curanmor di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil dibekuk polisi, pada Minggu (29/03/2026). Kedua pelaku pencurian motor ini yakni pria berinisial DE…
Uang Digasak Tanpa Dilayani, 3 Pria Jadikan Seorang Wanita Umpan di Aplikasi Hijau, Modus Tipu Laki-laki Hidung Belang
KENDARI, Sultranews.co.id - Tiga pria di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diamankan polisi. Mereka diduga hendak menipu pria "hidung belang" modus prostitusi online di salah satu penginapan…
Paripurna DPRD Konawe, Pemda Laporkan Kinerja 2025: Kemiskinan Turun 12 Persen, Harapan Hidup Meningkat, Ekonomi Tumbuh
KONAWE, Sultranews.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025. LKPJ tersebut diserahkan pada rapat paripurna DPRD Konawe,…
Saudara Kandung di Kota Kendari Bertengkar Diduga Sama-sama Gangguan Jiwa, Adik Tikam Leher Sang Kakak Pakai Pisau
KENDARI, Sultranews.co.id - Cekcok melibatkan dua saudara kandung, Lorong Macan, Jalan Mayjen Sutoyo, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, pada Senin (30/3/2026) sekira pukul 14.20 Wita Melibatkan…















