Tingkatkan Kinerja ASN, BRIDA Konawe Gelar FGD Reformasi Birokrasi dan Pengembangan SDM

waktu baca 3 menit
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Reformasi Birokrasi yang berlangsung di salah satu hotel di Unaaha, Kabupaten Konawe, Kamis (4/6/2026). Foto: Sultranews.co.id

KONAWE, Sultranews.co.id – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Konawe menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Reformasi Birokrasi yang berlangsung di salah satu hotel di Unaaha, pada Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Badan (Sekban) BRIDA Konawe, Ni Ketut Santi Rahayu, S.E., M.M, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Reformasi Birokrasi yang berlangsung di salah satu hotel di Unaaha, Kabupaten Konawe, Kamis (4/6/2026). Foto: Sultranews.co.id

Menurutnya, reformasi birokrasi merupakan langkah strategis untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas aparatur harus terus dilakukan melalui berbagai kegiatan pengembangan kompetensi, salah satunya melalui FGD.

“Peningkatan kapasitas aparatur menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi. ASN dituntut untuk terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat,” ujar Santi panggilan akrabnya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Konawe, Suparjo, S.Kom sebagai narasumber utama.

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Reformasi Birokrasi yang berlangsung di salah satu hotel di Unaaha, Kabupaten Konawe, Kamis (4/6/2026). Foto: Sultranews.co.id

Dalam pemaparannya, Suparjo menjelaskan berbagai strategi pengembangan sumber daya aparatur, penguatan budaya kerja, serta implementasi reformasi birokrasi yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia menekankan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi memerlukan komitmen seluruh aparatur dalam menjalankan tugas dan fungsi secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Melalui peningkatan kapasitas aparatur, ia berharap agar kirannya ASN mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas kepada masyarakat. Selain itu, inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan juga perlu terus dikembangkan untuk mendukung tercapainya tujuan reformasi birokrasi.

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Reformasi Birokrasi yang berlangsung di salah satu hotel di Unaaha, Kabupaten Konawe, Kamis (4/6/2026). Foto: Sultranews.co.id

“Saya berharap kepada seluruh peserta yang hadir agar dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas ASN dalam mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima,” harapnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Bidang Sosial dan Pemerintahan Brida Konawe, Astarif, S.Pd, Kasubag Kepegawaian Brida Konawe, Hadi Haseng, dan peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemerintah daerah Kabupaten Konawe.

Laporan: Redaksi

#FGD

#ReformasiBirokrasi

#PengembanganSDM

#Pemdakonawe