KonaweSeremoni

12 ASN Konawe Terima Penghargaan Satyalancana dari Presiden Jokowi, Berikut Daftarnya

KONAWE – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia (RI) tahun 2022 membawa berkah tersendiri untuk 12 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Konawe. Dimomen itu, mereka mendapat kado indah berupa Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI.

Seremoni pemberian penghargaan berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Konawe, Selasa (16/8/2022).

Acara tersebut di pimpin langsung Sekda Konawe, Ferdinand Sapan. Turut menyaksikan Dandim Kendari, Kepala Pengadilan Agama Negeri Konawe serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Konawe.

Advertisement

Mereka yang mendapat penghargaan presiden terdiri atas tiga kategori, yakni Satyalancana Karya Satya X (10 tahun), XX dan XXX. Untuk yang 30 tahun, ada lima penerima. Mereka adalah Ratnawati (Pengawas TK Kecamatan Lalonggasumeeto), Eko Indrianto (Kabid Konsumsi Kerawanan dan Keamanan Dinas Ketahanan Pangan), Pawennari Hannang (Kasi Penyuluhan PMPTSP), Marhaena (Sekdis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) dan Sitti Yulianti (Kasi Penyuluhan Dinas PMPTSP).

Sedangkan untuk penerima penghargaan 20 tahun pengabdian hanya satu orang. Dia adalah Yones (Kabid Penyuluhan dan Pergerakan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana).

Sementara untuk penerima penghargaan 10 tahun sebanyak 6 orang. Mereka adalah I Gusti Ketut Pinda (Sekretaris Dinas Kominfo), Ulil Amrin (Kabid Pelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan), Suparjo (Kabid Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah), Syamsiar (Kasi Pembangunan, Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat di Kelurahan Lalosabila Kecamatan Wawotobi), Hartina Saune (Kasubag Olahraga, Seni, Budaya, Mental dan Rohani pada Sekretariat Desa Pengurus Korpri) dan Harlin (Staf Pengelola Kegiatan Penugasan dan Pengendalian Pembangunan).

Penyematan lencana dan pemberian piagam penghargaan dilakukan oleh Sekda Konawe yang mewakili Bupati Kery Saiful Konggoasa (KSK). Pada kesempatan itu, Ferdinan berpesan agar 12 penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya bisa menjadi teladan di instansinya masing-masing.

“Bupati Konawe berpesan untuk mengucapkan selamat kepada 12 penerima. Harapannya, kalian bisa menjadi teladan dan agen perubahan di instansi masing-masing,” ujarnya saat membawakan sambutan.

Ferdinand menilai, para penerima penghargaan juga adalah pribadi yang dikenal sebagai pekerja ulet. Ia meminta agar para penerima penghargaan bisa meningkatkan kompetensi dan menaikan kualifikasi.

“Kalau hari ini masih S1, upayakan untuk meningkatkan kualifikasi dengan sekolah S2 bahkan kalau bisa sampai profesor,” tambahnya.

Ferdinand juga mengatakan kalau penerima penghargaan harus memiliki rasa bangga atas penghargaan tersebut, karena tidak semua pegawai bisa menerimanya. Ferdinand bahkan mencontohkan dirinya yang hari ini sudah bisa menerima penghargaan lagi, akan tetapi belum beruntung.

Saat ini lanjut Ferdinand, dirinya baru memiliki Satyalancana Karya Satya untuk pengabdian 10 tahun. Penghargaan itu ia simpan baik-baik, namun masih segan untuk mengenakannya. Menurutnya, ia masih segan karena takut jika tidak bisa menjadi teladan yang baik.

“Itu prinsip saya. Tetapi bapak ibu harus bangga untuk mengenakannya dan selalu memproteksi diri untuk bisa menjadi teladan di instansinya masing-masing,” terangnya.

Mantan Kepala BPKAD Konawe itu menambahkan, menjadi teladan di instansi masing-masing juga akan menjadi tolok ukur penilaian atas pemberian TPP tahun 2023 mendatang. Untuk itu, ia mengingatkan tentang kedisiplinan dan kinerja agar terus ditingkatkan.

Laporan: Jaspin

Back to top button