BombanaPeristiwa

BMKG : Gempa Bumi di Bombana Akibat Aktivitas Sesar Kolaka

sultranews.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Sulawesi Tenggara, merilis pemicu gempa bumi yang melanda wilayah Kabupaten Bombana pada beberapa jam lalu, Selasa (17/12/2019).

Dalam rilisnya, gempa bumi Tektonik yang melanda di wilayah Kabupaten Bombana, itu disebabkan adanya aktivitas Sesar Kolaka.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Kolaka di Barat Laut Kolaka,” ujar Kepala Stasiun BMKG Sultra, Rosa Amelia.

Rosa menerangkan gempa berkekuatn 3.3 skala richter (SR), itu tidak berpotensi terjadinya tsunami. Masyarakat dihimbau tidak panik dan selalu waspada terhadap penyebaran informasi tidak benar terkait gempa tersebut.

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegasnya.

Sebelumnya, wilayah barat di Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, diguncang gempa pada pukul 20.41 wita.

Gempa Tektonik berkekuatan 3.3 SR itu terjadi darat barat laut Rumbia pada kedalaman 10 Km.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hingga pukul 21.30 wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak terjadi aktivitas gempa bumi susulan.

Laporan. Wayan Sukanta

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id