Dituding Pelayanan Publik di Pemda Konawe Lumpuh, Kery: Pelayanan Bukan di Ruangan Bupati, Tapi di OPD

KONAWE - Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa (KSK) menanggapi tudingan yang menyebut pelayanan publik di Pemda Konawe lumpuh.
Kata Kery, sapaan akrab Bupati Konawe, kegiatan pelayanan publik ada di setiap instansi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Pelayanan publik bukan di ruangan bupati, tetapi di OPD seperti di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, juga ada di Dinas PTSP," ucap KSK, saat menerima perwakilan masa aksi di Ruangan Kantor Bupati Konawe, Senin (01/11/2021) kemarin.
Menurut orang nomor satu di Konawe itu, seorang pemimpin tidak selamanya harus berada di ruangan ber-AC menikmati kursi empuk. Terapi pemimpin dituntut kerja dan bekerja serta berpikir tentang rakyatnya.
"Bagaimana kita mau tahu keluhan masyarakat jika tiap hari hanya berada di ruangan. Sehingga pemimpin itu harus turun ke lapangan melihat dan mendengar apa yang terjadi di tengah masyarakat," jelasnya.
Oleh karenanya, bupati Konawe dua periode itu menyebut Konawe baik-baik saja. Semua kegiatan perkantoran berjalan dengan normal.
"Pelayanan publik mana yang lumpuh,.semua masih normal. Kalau saya jarang ditemui di ruangan memang betul karena saya banyakan di lapangan. Saya harus tahu apakah masyarakat saya sudah makan, apakah dia sehat dan lainnya. Jadi sekali lagi saya tegaskan bahwa pelayanan publik di Konawe normal, tidak ada itu yang dibilang lumpuh," tegasnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Ferdinand Sapan menambahkan bahwa dari lima fungsi kepemimpinan, Bupati Konawe telah melaksanakan dengan baik.
Lima fungsi kepemimpinan itu jelas dia yaitu instruksi, partisipasi, konsultasi, pengendalian dan delegasi.
Yang pertama lanjut Ferdy sapaan akrab Sekda Konawe yaitu instruksi, dalam hal ini Bupati sudah menginstruksikan apa apa saja yang harus dilakukan.
Kemudian konsultasi, kepala dinas selalu berkonsultasi kepada Bupati apakah lewat telepon atau ketemu langsung. Selanjutnya partisipasi, Bupati selalu berada di situ setiap pembahasan secara aktif.
Untuk pendelegasian tugas dan kewenangan,.dinas dinas itu pelayanan tehnis di lapangan. Tidak perlu Bupati yang turun langsung menerima.
"Pendelegasian itu sebagian tugas Bupati, didelegasikan kepada saya dan ke dinas dinas. Terakhir melakukan pengendalian dan pengawasan. Untuk pengawasan, pak Bupati selalu mastikan apakah yang dilakukan dinas dinas itu sudah dilakukan dengan baik atau tidak.Jadi pak Bupati tidak harus berada di tempat,"terangnya.
Terkait administratif, masih kata Ferdy, ada staf di kantor yang selalu aktif melakukan tugas dan tanggung jawabnya.
"Jadi kelima fungsi kepemimpinan inilah yang dijalankan oleh Bupati Konawe,"ujarnya.
Kemudian, berdasarkan undang-undang 23, tugas kewenangan Bupati ialah melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangannya. Salah satu tugasnya dia itu memastikan, apakah penyelenggaraan pemerintahan itu berlangsung dengan baik.
"Pak bupati sudah laksanakan semuanya dengan baik, termasuk pendelegasian tugas dan kewenangan pelayanan kemasyarakatan ke saya selaku Sekda dan ke dinas dinas teknis. Jadi pada prinsipnya tidak ada pelayanan publik yang terhambat,.apalagi sampai lumpuh," jelasnya.
Terkait masalah kekosongan kursi Wakil Bupati, Ferdy menyebut itu menjadi kewenangan partai dan DPRD, bukan domain pemerintah.
"Kalau urusan Wakil Bupati, itu kewenangannya partai politik dan DPRD," pungkasnya.
Laporan: Jaspin
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaSekda Konawe Sebut PT. VDNI Menunggak Pajak Sebesar Rp 300 M
Baca Lainnya
Sekda Konawe Resmikan Pelatihan Ground Check PBI Tahap II untuk Perbaikan Data Sosial
KONAWE, Sultranews.co.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Dr Ferdinand Sapan, secara resmi membuka kegiatan pelatihan lapangan Ground Check Penerima Bantuan Iuran (PBI) Tahap II di Aula Inowa,…
Paripurna DPRD Konawe, Pemda Laporkan Kinerja 2025: Kemiskinan Turun 12 Persen, Harapan Hidup Meningkat, Ekonomi Tumbuh
KONAWE, Sultranews.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025. LKPJ tersebut diserahkan pada rapat paripurna DPRD Konawe,…
Pemdes Wonggeduku Sulap Ban Bekas Jadi Pot Bunga, Berpeluang Raih Juara Lomba Desa Tingkat Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Wonggeduku, Kecamatan Wonggeduku Barat (Wobar), Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), bersama warga terus menunjukkan kreativitas dalam mempercantik lingkungan desa. Salah satu inovasi…
Bupati Yusran Akbar Paparkan Strategies Pembangunan Serta Lonjakan Ekonomi di Rapat Paripurna HUT Konawe ke-66
KONAWE, Sultranews.co.id - Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., memaparkan sejumlah capaian strategis pembangunan daerah tahun 2025 dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Konawe pada peringatan Hari Ulang Tahun…
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Apresiasi Capaian Kabupaten Konawe di Usianya yang ke-66 Tahun 2026
KONAWE, Sultranews.co.id – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Konawe berlangsung khidmat dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang didampingi Bupati dan Wakil Bupati Konawe serta bertindak…
Peringati Hari Desa Nasional, Ketua DPRD I Made Asmaya Tekankan Desa di Konawe Sebagai Jantung Pembangunan
KONAWE, Sultranews.co.id – Hari Peringatan Desa Nasional (HDN) khusunya di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar apel gabungan yang dipimpin langsung Bupati Konawe Yusran Akbar di Lapangan Sepak…















