Dituduh Potong Dana BLT, Aparat Desa di Konsel Laporkan Seorang Warga ke Polisi

Konawe Selatan – Salah seorang aparat Desa Laeya, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), resmi melaporkan warganya ke Dit Reskrimsus Polda Sultra. Sabtu, (23/05/2020).
Hal itu dilakukan usai warganya diduga menyebarkan informasi hoaks dan pencemaran nama baik yang menyebut aparat Desa Laeya melakukan pungutan dari dana BLT dan disebarkan ke media Sosial (Facebook), Pemilik Akun 'Apri Saputra'.
"Hari ini saya mewakili Aparat Desa Laeya melaporkan Pemilik Akun Bernama 'Apri Saputra' atas pencemaran nama baik dalam sebuah status di media sosial (Facebook)," ungkap Sabir mewakili aparat Desa Laeya di Mapolda Sultra.
Pemilik akun Apri Saputra diketahui telah membuat sebuah status melalui media sosial (Facebook) yang bertuliskan "Himbauan utk Pemerintah. Konsel...terjadi di Desa Laeya.. penerima BLT...Tahap 2.. Sempat Aparat Desa Laeya. Meminta Kpd masyarakat uang 20 ribu (pungli) supaya dikasi uang 60 ribu. Aparat apa ini," tulis Apri Saputra dalam beranda Facebooknya.
Laporan tersebut langsung diterima oleh personel piket Mapolda Sultra Brigadir Alfonsius Malli Ba Dit Reskrimsus Polda Sultra. Sabtu, (23/05/2020).
Menurut Sabir status yang di buat oleh Akun Apri Saputra itu hoax dan telah mencemarkan nama baik Aparat Desa Laeya.
Dijelaskanya bahwa terkait penerima tahap kedua di Laeya bukanlah BLT yang bersumber dari Dan Desa (DD) melainkan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang bersumber dari Kementerian Sosial.
"Bukan BLT tapi BST, sementara BLT baru Kamis lalu kami bagikan dan kalau BST tersebut bukanlah Pemerintah Desa yang menyalurkan melainkan diserahkan oleh Petugas Pos Terdekat yakni Kantor Pos Puungaluku," terang Sabir kepada awak media.
Lanjut Sabir, terkait tuduhan tersebut bahwa aparat desa meminta sejumlah uang kepada penerima BST itu bukanlah aparat desa yang meminta melainkan permintaan penerima BST sendiri saat akan menerima uang BST.
"Saat penyaluran bertepatan dengan waktu berbuka puasa, sehingga penerima berinisiasi untuk menyiapkan buka puasa bersama dengan cara mengumpulkan uang," jelasnya.
"Tidak pernah aparat meminta uang kepada masyarakat sebanyak Rp. 20.000 ribu agar dapat BST, karena data penerima BST itu langsung dari Kementerian dan Pos yang menyalurkan, dan uang yang dikumpulkan tersebut tidaklah dipatok karena penerima sendiri yang mengumpulkan untuk biaya buka bersama saat penyaluran, namun bukan aparat yang meminta," tambahnya.
Terkait tuduhannya, lanjut Sabir, yang mengatakan bahwa aparat mengiming-imingi masyarakat dengan cara meminta uang agar dapat BST yang anggaran nya dia katakan sebanyak Rp. 60.000 itu juga sangat tidak benar.
"Saya tegaskan bahwa Daftar Penerima BST itu langsung ditetapkan oleh Kementerian, bukan wewenang kami dan saat penyaluran turut dihadiri oleh pemerintah kecamatan Laeya, dan tidak ada potongan sepeserpun. Karena yang menyalurkan adalah Pos dan saya bisa tunjukkan semua data-datanya," tegasnya.
Ditanya terkait besaran yang diterima oleh penerima BST, sabir mengaku sebanyak Rp. 600.000 ribu rupiah dan bukan 60.000 ribu rupiah.
"Kita berharap pihak kepolisian dalam hal ini Polda Sultra agar segera menindaklanjuti apa yang menjadi aduan kami," pungkasnya. (B)
Laporan. M. Abdillah
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaPuluhan Narapidana di Rutan Unaaha Terima Remisi Idul Fitri
Baca Lainnya
Polres Konawe Selatan Tahan Wiraswasta 45 Tahun Terduga Pengedar Sabu di Tinanggea, Amankan 24 Sachet
KONAWE SELATAN, Sultranews.co.id - Polisi Resor Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), secara resmi menahan seorang pria berinisial GKA alias K (45). Penahanan ini terkait dugaan tindak pidana…
Mahasiswa IAI Rawa Aopa Hybrid Angata Bagikan 300-san Takjil, Sederhana Tapi Penuh Maknah
KONAWE, Sultranews.co.id - Sore tadi, suasana di sekitar jalan poros Kendari - Angata di Desa Teteasa, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), tampak sedikit berbeda. Menjelang waktu berbuka puasa, puluhan…
Loyalitas Sejati di Gedung Rakyat: Ronald Rante Alang Menunjukkan Ketegaran Politik
Konawe Selatan, SultraNews.co.id - Keputusan pergantian jabatan Wakil Ketua I DPRD Konawe Selatan dari Ronald Rante Alang kepada Hj. Yuli Yati, kader NasDem. Keputusan ini dibacakan dalam rapat…
Mengaku Pengurus P3TGAI di Sultra, Asrimuddin Tipu Puluhan Kelompok Hingga Ratusan Juta Uang Petani
KONAWE, Sultranews.co.id - Nama Asrimuddin mungkin tidak asing lagi untuk kalangan para kelompok petani yang sering berurusan di bidang Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi atau yang…
Mobil Pikap Terbakar di SPBU Motaha, Konsel: Aki Korsleting Jadi Penyebab Utama
KONAWE SELATAN, SultraNews.co.id - Sebuah insiden kebakaran terjadi di SPBU Motaha, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (22/11/2025) siang. Mobil pikap Suzuki Futura milik…
Sultra Catatkan Prestasi sebagai Provinsi Peringkat Ketiga Tertinggi dalam Pemenuhan Gizi Kategori 3B
KONAWE SELATAN, SultraNews.co.id - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melakukan peletakan batu pertama pada Pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Halu Oleo…















