Dua Raperda Konawe Disepakati, DPRD dan Pemda Tanda Tangani Nota Kesepahaman

KONAWE - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe menggelar rapat paripurna penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama terhadap dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang merupakan usulan Pemerintah Daerah, Kamis 17 Februari 2022.
Raperda tersebut yaitu Raperda Perubahan atas Perda Nomor 04 tahun 2015 tentang pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Konawe dan Raperda Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Penandatangan Nota Kesepahaman Bersama ini dilakukan setalah lima Fraksi DPRD secara bulat menyepakati dua Raperda itu melalui pandangan akhir fraksi masing - masing.
Kelima Fraksi tersebut yakni Kelima Fraksi tersebut yaitu Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Fraksi Konawe Gemilang ( PAN, Golkar, PKB, NasDem, PKS), Fraksi Gerakan Indonesia Raya - Perindo (Gerindra - Perindo), Fraksi Demokrat dan Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB).
Fraksi - Fraksi DPRD Konawe berharap kedua Raperda tersebut dapat memberikan manfaat kepada daerah dan masyarakat setalah diundangkan oleh Bupati Konawe.
Ketua DPRD Konawe H. Ardin saat ditemui usai memimpin Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama mengatakan setelah Rapat Paripurna ini, kedua Raperda tersebut siap untuk diundangkan.
"Sudah resmi, tadi paripurna. Pihak DPRD tadi ada laporan Pansus, Bapem Perda sudah semua sepakat, anggota sepakat, paripurna sepakat. Ya sesuai hasil konsultasi tentunya ada perubahan-perubahan pasal, perbaikan nomenklatur sudah dilakukan dan itu menjadi bagian dokumen yang akan dikirim ke Pemerintah Provinsi," jelas Ardin.
Menurut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, tahapan selanjutnya adalah menunggu hasil evaluasi dari pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
"Kalau pemerintah provinsi sudah melakukan evaluasi dan mengembalikan berarti Perda itu siap diundangkan oleh Bupati untuk diberlakukan. Kalau ada perbaikan kita dudukkan, paling lama biasanya tujuh hari," katanya.
Lebih lanjut Ardin menerangkan, setelah Perda Perubahan tentang Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Konawe diundangkan, maka Perda Nomor 04 tahun 2015 tidak berlaku lagi. Di mana pada Perda nomor 04 tahun 2015, sejumlah syarat calon kepala desa telah dihapus/ tidak berlaku lagi.
"Syarat baca tulis Alqur'an, domisili calon dan batas umur calon itu sudah dihapus dengan kata lain tidak mengikat lagi. Siapa saja yang penting Warga Negara Indonesia, boleh mencalonkan diri dan memilih wilayah dimana mau mencalonkan sebagai Kepala Desa," terangnya.
Sama halnya dengan Raperda Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Perda ini nantinya kata Ardin sangat positif dengan adanya Undang - Undang Cipta Kerja. Walaupun masih banyak regulasi yang dibuat dalam bentuk Perda.
"Paling tidak bahwa dari sisi perizinan itu sudah ada tadi yang kita kenal OSS. Sudah regulasinya, bagaimana pengaturannya agar mempermudah perizinan di Kabupaten Konawe. Supaya tumbuh perekonomian masyarakat melalui usaha yang digalakkan masyarakat," ujar Ardin.
Oleh karenanya, Ketua DPRD Konawe menyarankan kepada Usaha Kecil dan Menengah untuk melengkapi segala bentuk perizinan untuk memudahkan usaha.
"Silahkan mengurus izin, Pemerintah Kabupaten Konawe memberikan kemudahan," pungkasnya.
Laporan: Jaspin
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita Berikutnya109.800 Orang Sudah di Vaksin, Bupati Konawe Sebut Sudah Tercapai
Baca Lainnya
Sekda Konawe Resmikan Pelatihan Ground Check PBI Tahap II untuk Perbaikan Data Sosial
KONAWE, Sultranews.co.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Dr Ferdinand Sapan, secara resmi membuka kegiatan pelatihan lapangan Ground Check Penerima Bantuan Iuran (PBI) Tahap II di Aula Inowa,…
Paripurna DPRD Konawe, Pemda Laporkan Kinerja 2025: Kemiskinan Turun 12 Persen, Harapan Hidup Meningkat, Ekonomi Tumbuh
KONAWE, Sultranews.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025. LKPJ tersebut diserahkan pada rapat paripurna DPRD Konawe,…
Pemdes Wonggeduku Sulap Ban Bekas Jadi Pot Bunga, Berpeluang Raih Juara Lomba Desa Tingkat Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Wonggeduku, Kecamatan Wonggeduku Barat (Wobar), Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), bersama warga terus menunjukkan kreativitas dalam mempercantik lingkungan desa. Salah satu inovasi…
Bupati Yusran Akbar Paparkan Strategies Pembangunan Serta Lonjakan Ekonomi di Rapat Paripurna HUT Konawe ke-66
KONAWE, Sultranews.co.id - Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., memaparkan sejumlah capaian strategis pembangunan daerah tahun 2025 dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Konawe pada peringatan Hari Ulang Tahun…
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Apresiasi Capaian Kabupaten Konawe di Usianya yang ke-66 Tahun 2026
KONAWE, Sultranews.co.id – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Konawe berlangsung khidmat dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang didampingi Bupati dan Wakil Bupati Konawe serta bertindak…
Peringati Hari Desa Nasional, Ketua DPRD I Made Asmaya Tekankan Desa di Konawe Sebagai Jantung Pembangunan
KONAWE, Sultranews.co.id – Hari Peringatan Desa Nasional (HDN) khusunya di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar apel gabungan yang dipimpin langsung Bupati Konawe Yusran Akbar di Lapangan Sepak…















