Forkopimda Konawe Desak PWI Sultra Segera Bentuk Keorganisasian Profesi Wartawan

waktu baca 4 menit

KONAWE, Sultranews.co.id – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), menghadiri kegiatan Orientasi Keorganisasian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang diikuti sebanyak 20 perserta wartawan, Kamis (6/6/2024) kemarin.

Kegiatan orientasi keorganisasian PWI mengangkat tema ‘Menjujung Tinggi Etika, Menjamin Kemerdekaan Pers’ dihadiri Pejabat Bupati Konawe Dr. H. Harmin Ramba, S.E., M.M, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut, Ketua DPRD Konawe, Dr. H. Ardin, S.Sos., M.Si, Kapolres Konawe, AKBP Ahmad Setiadi, S.I.K, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Konawe Drs.H. Muh. Akib Ras, M.Si, dan Kepala OPD lainya.

Turut hadir pula Ketua PWI Sultra Sarjono, S.Sos., M,Si, Sekertaris PWI Sultra Dr. Mahdar Tayyong, S.S., M. AP, Ketua Dewan Kehormatan PWI Sultra DR. Rudi Iskandar Ichlas, M. Kn, Ketua Bidang Keorganisasian PWI Sultra H. Atto Raidi, S.Sos., M.AP, Ketua Bidang Kerjasama Hasruddin Laumara, S.Pd dan Pengurus PWI Provinsi Sultra lainya.

Pj Bupati Konawe Harmin Ramba dalam sambutannya menyampaikan bahwa wartawan adalah mitra pemerintah yang menjadi corong dalam menyampaikan informasi pembangunan di Kabupaten Konawe.

“Bagi kami, wartawan adalah mitra yang dapat memberikan nuansa dalam pembangunan,” ujar Harmin Ramba.

Ia juga mengharapkan agar wartawan menyajikan berita secara profesional dan berimbang, yang akan berdampak positif pada masyarakat.

Dikesempatan itu pula Pj Bupati yang akrab disebut HR menyatakan dukungannya agar PWI Kabupaten Konawe dapat segera terbentuk.

“Kalau bisa diusahakan agar segera bentuk PWI di Konawe,” harapnya sambil menyapa Ketua PWI Sultra Kopral Sarjono.

Begitupula dengan Ketua DPRD Konawe Ardin, yang juga dengan lantang mengatakan pembentukan PWI Konawe lebih cepat lebih baik.
Dukungan itu kembali mengalir dari Orang nomor satu di Parlemen Konawe, membandingkan dengan kabupaten lain yang merupakan bagian dari pemekaran Konawe sebagai Kabupaten Induk yang malah sudah memiliki PWI Kabupatennya.

Baca Juga :  Pastikan Keselamatan Penumpang Jelang Libur Idul Adha, BPTD Kelas II Sultra Gelar Ramp Check

“Apa bedanya dengan Kabupaten lain yang sudah terbentuk, jika sudah memenuhi syarat sebaiknya segera dibentuk. Kalau perlu sebelum bulan ini berakhir kepengurusan PWI Konawe sudah bisa terbentuk” ujar Ardin.

Politisi tulen ini dengan tegas meminta kepada pengurus PWI Sultra agar PWI Konawe segera terbentuk, secara pribadi dan kapasitasnya sebagai Ketua DPRD Konawe mendukung penuh terbentuknya PWI di Bumi Konawe.

“Lebih cepat dibentuk, lebih baik,” tegasnya, sambil menyebut nama Sarjono, jika Ketua PWI adalah merupakan kawan lamanya, apalagi titel dibelakang nama sama, hanya saja tupoksi kerja yang berbeda.

Sebagai Anggota DPRD Provinsi Sultra terpilih ini menyebut jika wartawan merupakan corong, mata dan telinga masyarakat. Keberadaan media atau pers sebagai pilar ke empat (4) demokrasi, sangat menentukan nasib bangsa.

Oleh karena itu Ardin menegaskan agar insan media menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional dan berintegritas.

“Media adalah mata dan telinga masyarakat, jangan takut menulis berita, sampaikan kebenaran kepada masyarakat karena kepentingan masyarakat diatas segalanya,” tegas Ketua DPRD Konawe 2 periode.

Begitupula halnya dengan Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi, S.I.K juga menyampaikan sepatah kata sebelum orientasi dimulai mengajak insan pers di Konawe untuk ikut membantu menjaga kedamaian jelang pelaksanaan Pilkada serentak pada November 2024 mendatang.

Dikatakannya, media memiliki peran penting dalam menciptakan kedamaian dan rasa tentram ditengah masyarakat. Menurut Kapolres Konawe ini, media bisa di ibaratkan seperti air dan api. Sesuatu yang tengah memanas di masyarakat jika di sulut dengan api (Media) maka apinya akan membesar. Begitupun sebaliknya kondisi genting atau memanas di masyarakat jika disiram dengan air (Media) maka suasana tersebut akan kondusif.

Baca Juga :  Pastikan Keselamatan Penumpang Jelang Libur Idul Adha, BPTD Kelas II Sultra Gelar Ramp Check

“Persatuan dan kesatuan bukan hanya tanggung jawab kami namun merupakan tanggung jawab kita bersama, dan saya yakin PWI berkomitmen untuk menjaga kedamaian di masyarakat,” Katanya.

Dirinya berharap dengan kegiatan orientasi keorganisasian PWI ini, insan pers yang ada di Indonesia khususnya di Kabupaten Konawe semakin solid dan memiliki komitmen yang sama dalam hal menjaga kamtibmas. Ia pun meminta agar insan pers yang ada di kabupaten Konawe untuk terus meningkatkan kualitas dan kapabilitas agar kedepan PWI Konawe segera terbentuk.

“Jadilah pelaku sejarah, semoga PWI Konawe segera terbentuk,” Pungkasnya.

Untuk diketahui, Kepala Kejaksaan Negeri Konawe Dr. H. Musafir Menca, S.H., S.Pd., M.H, juga turut mendukung terbentuknya PWI di Konawe. Kata dia, dengan terbentuknya organsisasi PWI di Konawe, maka akan memudahkan koordinasi kelembagaan itu sendiri.

“Semua wartawan atau pers adalah mitra kita, dengan adanya organisasi PWI ini maka kami harapkan wartawan atau pers akan selalu bekerja profesional khususnya dalam menjajikan pemberitaan di publik atau masyarakat,” kata Musafir, saat ditemui di Kantornya beberapa waktu lalu.

Laporan; Jaspin