Konawe

JUT Kesulitan Diakses Warga, Pemdes Lahunggumbi Gunakan DD Perbaiki Jembatan

KONAWE – Jalan Usaha Tani (JUT) yang sehari-harinya dilalui warga Desa Lahunggumbi, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, menuju tempat perkebunan dan pertanian mereka, kini kesulitan untuk dilalui. Sebab jembatan yang dibangun sejak tahun 2007 rusak parah.

Untuk itu, inisiasi yang dibangun Pemerintah Desa (Pemdes) Lahunggumbi, dibawah Komando Musran selaku Kepala Desa, merespon cepat keluhan dari warganya.

Kades Lahunggumbi Musran

Tak berpikir panjang, Kades Lahunggumbi akhirnya mengelontorkan anggaran Dana Desa (DD) puluhan juta guna memperbaiki jembatan tersebut. Alhasil jembatan tersebut sudah sementara proses pekerjaan.

“Karena JUT ini milik Desa, maka tanggung jawab ada di Kepala Desa. Mau tidak mau harus kita perbaiki. Karena akses utama warga petani hanya dijalan itu. Jadi saya sudah dapat keluhan dari warga, maka saya harus cepat perbaiki,” kata Musran, ditemui di lokasi pekerjaan Jembatan, Jumat (4/6/2021).

Dalam pengelolaan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2021, kata Musran, secara transparan melibatkan aparat Desa, Pemerintah Kecamatan, Kepolisian serta warga Desa Lahunggumbi untuk pembangunan di desa tersebut.

Kades Lahunggumbi dua periode itu mengatakan, Padat Karya Tunai Desa (PKTD) saat ini sementara berlangsung. Termaksud pemeliharaan JUT serta perbaikan Jembatan yang melibatkan 200 orang secara bergilir dan rencananya akan dilaksanakan dalam sebulan.

“Perbaikan Jembatan tersebut masuk dalam PKTD yang melibatkan warga,” bilangnya.

Untuk itu, Pemdes Lahunggumbi telah melakukan pengadaan Alat Kesehatan Penanggulangan Covid-19 yang terdiri dari disinfektan yang siap digunakan dalam tiga kali penyemprotan untuk tahun 2021, Tangki penyemprotan Disinfektan sebanyak empat buah, tissue, pengukur suhu tubuh, Alat Pelindung diri, Baju relawan Covid-19 18 buah, ember, galon 6 buah, tower satu buah, handsanitizer.

Pemdes Lahunggumbi juga telah melakukan penyemprotan disinfektan disejumlah tempat umum dan rumah warga yang melibatkan 12 orang relawan Covid-19 desa tersebut.

Kepala Desa (Kades) Lahunggumbi Musran juga mengungkapkan telah menyelesaikan Pendataan Sustainable Development Goals  (SDGs) merupakan program baru dari Kementerian desa dalam rangka menginplementasikan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami bersama 22 tim SDGs telah menyelesaikan pendataan dan penginputan SDGs,” kata Musran saat ditemui awak media.

Terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), Pemdes Lahunggumbi telah menyalurkan bantuan tersebut kepada 12 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diprioritaskan kepada Lansia, Janda serta anak yatim piatu.

Penyaluran BLT di Desa Lahunggumbi dilakukan di Balai Desa Lahunggumbi pada 30 April 2021 dan dihadiri Camat Pondidaha Dewi Saranani, Ketua BPD Wanto, bhabinkamtibmas Bripka Yusuf, Bhabinsa Sertu Surman.

“Kami menyalurkan Bantuan Langsung Tunai kepada 12 KPM yang di prioritaskan kepada Lansia, Janda, serta yatim piatu,” pungkasnya.

Laporan   : Jaspin

Publisher : Deri Periansyah

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id